Valencia – Absennya Marc Marquez pada MotoGP Valencia 2025 berdampak besar bagi pengembangan motor Desmosedici GP26 tim Lenovo Ducati. Gigi Dall’Igna, petinggi Lenovo Ducati, mengungkapkan kekecewaannya atas kondisi ini.

Ketidakhadiran Marquez menghambat pengembangan Desmosedici GP26. Semula, Ducati berencana melakukan pengembangan pada lima balapan terakhir musim 2025, termasuk di Valencia.

Namun, cedera yang dialami Marquez sejak seri Indonesia membuat rencana tersebut terganggu. Lenovo Ducati kini hanya bisa mengandalkan Francesco Bagnaia pada balapan akhir pekan nanti (14-16 November 2025).

Sebagai pengganti Marquez, pembalap WorldSBK, Nicolo Bulega, telah ditunjuk untuk tampil sejak seri Portugal.

“Absennya Marquez di Valencia sudah pasti menjadi masalah untuk pengembangan sepeda motor,” ujar Dall’Igna, seperti dilansir Motosan. “Dari segi kompetisi, tidak ada masalah…”

Ducati sebenarnya sangat membutuhkan kesempatan untuk pengembangan, terutama karena performa pengguna Desmosedici GP25 dinilai kurang memuaskan musim ini. Sementara Marquez tampil dominan, Bagnaia dan Fabio Di Giannantonio menunjukkan performa yang kurang solid.

Dengan musim yang hampir selesai, Ducati kini memiliki pekerjaan rumah untuk membuat GP26 bisa dikendalikan oleh semua pembalapnya.

Dall’Igna memberikan sedikit bocoran mengenai motor yang sedang disiapkan. “Saya pikir, tidak akan ada perubahan yang terlalu besar,” bebernya.

“Khususnya pada bagian aerodinamika, tidak ada perubahan yang masif. Bagian sasis juga tidak terlalu berbeda… Memang ada beberapa perubahan di komponen-komponen lain.”

“Soal aerodinamika, memang seharusnya tidak perlu diutak-atik, sebab pada musim 2027 regulasi sudah tak memperbolehkannya,” tambah Dall’Igna.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *