Madrid – Real Madrid tetap berupaya memperpanjang kontrak Vinicius Junior, meskipun negosiasi antara kedua pihak menemui jalan buntu. Masa depan penyerang sayap asal Brasil itu menjadi sorotan setelah muncul laporan yang menyebutkan ia enggan menandatangani kontrak baru.
Kontrak Vinicius saat ini berlaku hingga Juni 2027. The Athletic melaporkan bahwa klub raksasa Spanyol itu tetap berkeinginan untuk mempertahankan pemain berusia 25 tahun tersebut.
Namun, kedua belah pihak belum mencapai kesepakatan mengenai gaji. Vinicius terakhir memperbarui kontraknya pada 2022 dan dalam setahun terakhir kerap dikaitkan dengan tawaran menggiurkan dari Liga Pro Saudi.
Negosiasi kontrak Vinicius terhambat pada permintaan gajinya. The Athletic melaporkan bahwa sang pemain menginginkan paket gaji hingga 30 juta euro atau sekitar Rp 579 miliar per tahun.
Angka ini melonjak signifikan dari pendapatan bersihnya saat ini yang diperkirakan sekitar 18 juta euro atau Rp 347,6 miliar. Proposal awal Madrid hanya menawarkan kenaikan kecil menjadi sekitar 20 juta euro per tahun, namun tawaran itu langsung ditolak oleh Vinicius dan agennya.
Ketegangan hubungan Vinicius dengan pelatih Xabi Alonso disinyalir menjadi penyebab tambahan kebuntuan negosiasi kontrak. Keduanya dikabarkan belum pernah berbicara empat mata sejak penunjukan Alonso pada musim panas lalu.
Ketegangan memuncak dalam laga El Clasico melawan Barcelona pada 26 Oktober 2025. Saat itu, Alonso menarik Vinicius pada menit ke-72, memicu kemarahan sang pemain.
Situasi berlanjut saat Vinicius hanya duduk di bangku cadangan dalam hasil imbang melawan Elche, memicu spekulasi lebih lanjut mengenai masa depannya.
Meskipun demikian, Vinicius kembali menjadi starter dalam kemenangan 4–3 Madrid atas Olympiacos pada tengah pekan, mencatat dua assist dalam laga di Athena.
Sebagai perbandingan, Kylian Mbappé saat ini menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di skuad Real Madrid, yaitu sekitar 15 juta euro atau Rp 289,6 miliar per tahun tanpa menghitung bonus. Mbappe juga memegang penuh hak citranya dan dilaporkan mengantongi lebih dari 100 juta euro sebagai biaya perpindahan.
Real Madrid dan Vinicius belum tentu bisa menemukan jalan tengah dalam pembahasan kontrak baru. Saga kontrak yang berlarut-larut ini tidak menguntungkan siapa pun, baik klub, pelatih, maupun sang pemain.











