Tokyo – Langkah pebulu tangkis tunggal putra Indonesia, Moh Zaki Ubaidillah, di ajang Japan Open 2026 terasa lebih terbuka setelah tersingkirnya salah satu unggulan utama asal China, Li Shi Feng. Kepastian ini menyusul kekalahan mengejutkan Shi Feng dari wakil tuan rumah, Yushi Tanaka, pada babak awal turnamen yang berlangsung di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Rabu (15/7/2026).
Li Shi Feng yang berstatus sebagai unggulan keenam dalam turnamen level Super 750 ini harus mengakui keunggulan Yushi Tanaka lewat pertarungan sengit tiga gim dengan skor akhir 21-17, 19-21, dan 21-15. Kekalahan ini sekaligus memangkas daftar pesaing berat di bagan yang sama dengan Ubed, sapaan akrab Moh Zaki Ubaidillah.
Pertandingan antara Shi Feng dan Tanaka berlangsung dengan intensitas tinggi sejak awal gim pertama. Meskipun sempat memberikan perlawanan pada fase awal, Shi Feng mulai kehilangan kendali permainan setelah jeda interval. Tanaka berhasil memanfaatkan momentum tersebut untuk mengamankan keunggulan lima angka dan menutup gim pertama dengan skor 21-17.
Memasuki gim kedua, tensi pertandingan meningkat tajam. Kedua pemain terlibat dalam aksi saling mengejar angka hingga skor imbang 18-18. Shi Feng, yang berupaya menjaga asa untuk melaju, tampil lebih agresif di poin-poin kritis. Usahanya membuahkan hasil dengan merebut gim kedua lewat skor tipis 21-19, sekaligus memaksa pertandingan berlanjut ke babak penentuan atau rubber game.
Namun, stamina Shi Feng tampak terkuras memasuki gim ketiga. Kondisi fisik yang menurun dimanfaatkan dengan sangat baik oleh Tanaka. Wakil tuan rumah tersebut langsung mendominasi permainan dan mencetak lima angka beruntun di awal gim ketiga, unggul 5-1. Tanaka bahkan sempat memperlebar jarak hingga selisih delapan poin pada kedudukan 13-5 sebelum akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 21-15.
Kemenangan ini memastikan langkah Yushi Tanaka ke babak 16 besar Japan Open 2026. Ia menyusul rekan senegaranya, Kodai Naraoka, yang sebelumnya telah memastikan tiket ke babak kedua usai menaklukkan juara All England, Lin Chun-yi. Di sisi lain, Jepang harus kehilangan dua wakil tunggal putra lainnya, yakni Kenta Nishimoto dan Yudai Okimoto, yang terhenti di babak awal.
Bagi Moh Zaki Ubaidillah, turnamen ini menjadi panggung debutnya dalam kompetisi level Super 750. Kehadiran Ubed di ajang bergengsi ini terjadi setelah mundurnya sejumlah pemain papan atas seperti Prannoy HS dan Viktor Axelsen. Ubed mengaku bersyukur atas kesempatan ini dan berkomitmen untuk memberikan penampilan terbaiknya.
Meskipun potensi pertemuan dengan Yushi Tanaka terbuka lebar di babak semifinal, Ubed saat ini tetap fokus pada tantangan terdekat. Untuk mencapai babak tersebut, ia harus terlebih dahulu melewati hadangan berat dari pebulu tangkis Denmark, Rasmus Gemke, serta unggulan ketiga asal Chinese Taipei, Chou Tien Chen. Konsistensi dan ketenangan menjadi kunci utama bagi Ubed dalam mengarungi ketatnya persaingan di Japan Open 2026 yang menuntut performa fisik dan mental prima bagi seluruh kontestan.











