London – Tottenham Hotspur dilaporkan tengah menyiapkan langkah agresif untuk merombak lini tengah mereka menjelang kompetisi musim 2026/2027. Klub asal London Utara tersebut dikabarkan siap melayangkan tawaran fantastis senilai 85 juta poundsterling atau setara dengan Rp1,9 triliun untuk mendatangkan gelandang West Ham United, Mateus Fernandes.
Langkah ini diambil Tottenham sebagai upaya nyata untuk memperkuat kedalaman skuad di sektor vital. Fernandes, yang kini berusia 21 tahun, menjadi target utama karena keinginan sang pemain untuk kembali berkompetisi di kasta tertinggi Premier League setelah West Ham United harus menerima kenyataan terdegradasi pada akhir musim lalu.
Upaya Tottenham untuk mengamankan jasa pemain internasional Portugal tersebut dipastikan tidak akan berjalan mulus. Manchester United saat ini dilaporkan masih memantau situasi secara intensif dan mempertimbangkan untuk ikut dalam perburuan. Meskipun sebelumnya Setan Merah sempat menetapkan estimasi nilai pasar Fernandes di angka 60 juta poundsterling, dinamika bursa transfer yang meningkat membuat klub yang bermarkas di Old Trafford tersebut berpotensi menaikkan nilai tawaran mereka guna menyamai atau melampaui proposal Tottenham.
Selain Fernandes, persaingan antara klub-klub papan atas Premier League juga tertuju pada gelandang Bournemouth, Alex Scott. Pemain berusia 22 tahun tersebut menjadi komoditas panas karena turut menarik minat Arsenal. Menanggapi ketertarikan masif dari berbagai klub elite, manajemen Bournemouth dikabarkan telah memulai pembicaraan kontrak baru. Langkah ini dilakukan sebagai upaya The Cherries untuk memagari Scott agar tetap menjadi bagian integral dari proyek strategis yang disusun pelatih Marco Rose.
Di sisi lain, Tottenham juga masih belum menghentikan pengejaran terhadap gelandang Newcastle United, Sandro Tonali. Sebelumnya, Spurs sempat mengajukan tawaran senilai hampir 80 juta poundsterling, namun langkah tersebut ditolak oleh pihak Newcastle. Tonali tetap menjadi salah satu nama yang paling diminati di pasar transfer saat ini. Selain Tottenham, Manchester City dan Arsenal diketahui juga terus memonitor perkembangan situasi gelandang tim nasional Italia tersebut untuk melihat apakah ada celah negosiasi yang memungkinkan di masa mendatang.
Aktivitas transfer yang dilakukan Tottenham dengan membidik beberapa pemain kelas atas sekaligus menunjukkan ambisi besar manajemen untuk melakukan perombakan total di lini tengah. Langkah ini dinilai sebagai strategi jangka panjang untuk meningkatkan daya saing klub dalam memperebutkan gelar juara dan tiket kompetisi Eropa pada musim mendatang. Dengan bursa transfer yang semakin ketat, efektivitas negosiasi harga dan kesepakatan personal akan menjadi kunci utama bagi Tottenham dalam mengamankan target-target prioritas mereka di tengah ketatnya persaingan dengan klub-klub besar lainnya.










