Verona – Stephan El Shaarawy resmi mengakhiri masa baktinya bersama AS Roma dengan catatan manis setelah membawa timnya meraih kemenangan 2-0 atas Hellas Verona pada pekan terakhir Liga Italia di Stadio Marcantonio Bentegodi, Senin (25/5). Kemenangan tersebut sekaligus memastikan langkah I Giallorossi untuk berkompetisi di Liga Champions musim depan.

Kontribusi El Shaarawy dalam laga pamungkas tersebut terbilang krusial. Pemain berusia 33 tahun itu mencetak gol pada menit ke-93 setelah menerima umpan matang dari Paulo Dybala. Gol tersebut menjadi penutup perjalanan kariernya di ibu kota Italia sekaligus gol perdana yang ia cetak sepanjang musim ini.

El Shaarawy mengungkapkan rasa harunya atas momen perpisahan yang dianggapnya sangat emosional. Baginya, keberhasilan tim mengamankan tiket Liga Champions merupakan pencapaian yang layak didapatkan setelah melewati serangkaian perjuangan panjang.

“Saya pikir ini adalah akhir terbaik yang bisa terjadi. Ini yang pantas kami dapatkan karena kami telah menjalani perjalanan yang benar-benar luar biasa, dan mengakhirinya seperti ini adalah sesuatu yang istimewa,” ujar El Shaarawy dalam wawancara dengan DAZN.

Ia menambahkan bahwa stadion tersebut memiliki nilai historis yang mendalam dalam perjalanan karier profesionalnya. Lokasi yang sama menjadi tempat ia memulai debut di Serie A, sehingga mencetak gol di tempat yang sama saat laga perpisahan dianggapnya sebagai sebuah keajaiban.

Mengenai kontribusinya musim ini, data dari Transfermarkt mencatat bahwa sang pemain tampil dalam 20 pertandingan dengan 11 di antaranya sebagai starter. Selain satu gol yang dicetak ke gawang Hellas Verona, ia juga menyumbangkan tiga assist di ajang kompetisi domestik.

Kontrak El Shaarawy bersama AS Roma akan berakhir pada 30 Juni 2026. Sepanjang masa pengabdiannya yang dimulai sejak 2016, ia telah menjadi bagian penting dari skuad. Salah satu pencapaian tertingginya bersama klub adalah mempersembahkan gelar UEFA Conference League pada musim 2021/2022.

Meski tidak selalu menjadi pilihan utama dalam formasi inti sepanjang musim ini, peran El Shaarawy di ruang ganti dan pengalamannya di lapangan tetap dianggap berpengaruh bagi stabilitas tim. Kemenangan atas Verona tidak hanya memberikan perpisahan yang layak bagi sang pemain, tetapi juga memberikan modal positif bagi AS Roma untuk menatap kompetisi Eropa musim depan.

Keputusan untuk melepas El Shaarawy menjadi bagian dari evaluasi skuad yang dilakukan manajemen AS Roma. Hingga saat ini, belum ada informasi resmi mengenai tujuan klub berikutnya bagi pemain tersebut, namun dedikasinya selama delapan tahun berseragam AS Roma telah meninggalkan kesan mendalam bagi para pendukung klub yang berbasis di Stadio Olimpico tersebut. Fokus tim kini beralih pada persiapan strategis untuk menghadapi tantangan kompetisi Liga Champions yang menuntut kedalaman skuad berkualitas tinggi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *