Padang – Timnas U17 Indonesia masih memiliki asa untuk melaju ke babak 32 besar Piala Dunia U17 2025, meskipun menelan kekalahan 0-4 dari Brasil.
Kekalahan telak tersebut terjadi pada matchday 2 Grup H. Gol-gol Brasil dicetak oleh Luis Eduardo (3′), gol bunuh diri Putu Panji (33′), Felipe Morais (39′), dan Ruan Pablo (75′).
Kini, Garuda Asia berharap pada laga terakhir melawan Honduras, Senin (10/11/2025), untuk mengamankan tiket ke babak selanjutnya.
Laga kontra Honduras menjadi partai hidup mati yang wajib dimenangkan dengan skor besar.
Selain kemenangan, nasib Timnas U17 Indonesia juga bergantung pada hasil pertandingan dari grup lain.
Wajib Menang dan Cetak Banyak Gol
Timnas U17 Indonesia wajib memenangkan laga krusial melawan Honduras untuk menjaga asa lolos ke babak 32 besar.
Saat ini, Garuda Asia berada di peringkat ke-3 klasemen sementara Grup H, setelah kalah dari Zambia (1-3) dan Brasil (0-4).
Honduras sendiri berada di posisi juru kunci setelah dikalahkan Brasil (0-7) dan Zambia (2-5).
Selain kemenangan, Timnas U17 Indonesia wajib mencetak banyak gol dan tidak boleh kebobolan.
Saat ini, skuad Garuda berada di posisi ke-12 atau terbawah peringkat 3 terbaik dengan selisih gol -6.
Persaingan Tim Lain
Timnas U17 Indonesia juga perlu memantau persaingan di grup lain, termasuk hasil pertandingan tim-tim pesaing.
Posisi peringkat ke-3 terbaik masih sangat mungkin berubah, mengingat semua tim akan melakoni laga terakhir.
Beberapa tim yang telah meraih 3 poin adalah Tunisia, Inggris, dan Meksiko. Kolombia meraih 2 poin, sementara Qatar, Kosta Rika, dan Kaledonia Baru meraih 1 poin.
Jika mampu meraih kemenangan, Timnas U17 Indonesia berpeluang menempati peringkat ke-8 klasemen.
Namun, Timnas U17 masih berharap Uganda, Paraguay, Burkina Faso, dan Arab Saudi gagal meraih kemenangan di matchday 2.
Calon Lawan di Babak 32 Besar
Tim-tim yang lolos ke babak 32 besar melalui jalur peringkat ke-3 terbaik berpotensi menghadapi tim kuat yang menjadi juara grup.
Jika lolos, Timnas U17 Indonesia berpotensi bertemu tim-tim kuat seperti Italia, Portugal, Kroasia, Argentina, Mesir, Swiss, Jerman, Brasil, dan Perancis.
Juara grup akan diperingkat berdasarkan performa mereka selama fase grup.
Unggulan 1-8 juara grup akan menghadapi 8 tim peringkat 3, sementara unggulan 9-12 akan melawan 4 tim *runner up*.











