Jakarta – Mimpi Timnas Indonesia untuk tampil di Piala Dunia 2026 pupus sudah. Kegagalan ini memicu perombakan di tubuh timnas, termasuk pemutusan kontrak dengan pelatih Patrick Kluivert dan seluruh tim kepelatihan.

Keputusan pahit ini diambil setelah Skuad Garuda menelan kekalahan 0-1 dari Irak pada 12 Oktober lalu. Kekalahan tersebut membuat Indonesia tanpa poin di klasemen akhir Putaran Keempat Grup B Piala Dunia 2026 Zona Asia.

PSSI dan tim kepelatihan sepakat mengakhiri kerja sama lebih awal melalui mekanisme mutual termination. Kontrak kerja sama yang seharusnya berjalan dua tahun harus diakhiri atas dasar persetujuan kedua pihak.

“Penghentian kerja sama ini dilakukan atas dasar persetujuan kedua pihak, dengan mempertimbangkan dinamika internal dan arah strategis pembinaan tim nasional ke depan,” tulis PSSI dalam keterangan resminya.

Sebelumnya, pada Januari lalu, anak dari mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, yakni Shin Jae-won sempat melontarkan komentar pedas. Hal ini dipicu pemecatan ayahnya oleh PSSI.

Shin Jae-won menilai ayahnya tidak mendapat perlakuan yang adil dan menantang bahwa Timnas Indonesia tidak akan melangkah jauh tanpa Shin Tae-yong.

Kini, tantangan tersebut seolah menjadi kenyataan dengan kegagalan Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026 dan ketiadaan pelatih. PSSI kini harus bekerja keras mencari pengganti Patrick Kluivert, tugas yang tentu tidak mudah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *