Padang – Isu ketidakharmonisan mewarnai ruang ganti Real Madrid. Kabarnya, sejumlah pemain merasa tidak cocok dengan gaya kepelatihan Xabi Alonso.
Sejak kedatangannya pada Juni lalu, Alonso menerapkan disiplin ketat dan intensitas tinggi dalam latihan serta pertandingan. Pendekatan ini mengubah hierarki di dalam skuad.
Beberapa pemain yang sebelumnya menjadi starter kini harus siap dicadangkan jika tampil buruk.
Meski klub dan Alonso membantah isu keretakan, laporan menyebutkan sejumlah pemain kunci merasa tidak nyaman dengan taktik sang pelatih.
Salah satu pemain yang terdampak adalah Rodrygo. Di bawah Carlo Ancelotti, Rodrygo adalah pemain andalan.
Namun, sejak Alonso datang, Rodrygo lebih sering menjadi pemain pengganti. Posisi sayap kanan kini diisi oleh Mastantuono atau Brahim Díaz, yang membuat Rodrygo frustrasi.
Rodrygo tetap dipanggil timnas Brasil. Namun, situasi antar pemain Real Madrid justru menimbulkan spekulasi, terutama antara Rodrygo dan Éder Militão.
Pertemuan Canggung Rodrygo dan Éder Militão
Éder Militão, Vinicius Jr, dan Rodrygo dipanggil Carlo Ancelotti untuk memperkuat timnas Brasil. Isu keretakan di ruang ganti Madrid membuat setiap interaksi mereka menjadi sorotan.
Sebuah momen canggung terekam kamera saat pelatihan timnas Brasil di London. Cuplikan itu seolah memperkuat rumor hubungan yang tidak baik.
Akun X @Gravesen membagikan video singkat yang memperlihatkan Rodrygo dan Éder Militão bersalaman. Rodrygo terlihat menjabat tangan Militão dengan ekspresi datar dan terkesan setengah hati, sebelum kemudian berlalu.
Belum ada pernyataan resmi terkait pertemuan tersebut. Beberapa pihak berpendapat bahwa itu hanyalah interaksi biasa antara rekan setim dan bukan bukti keretakan di Real Madrid.











