Jakarta – John Herdman, mantan pelatih timnas Kanada dan Toronto FC, dikabarkan akan segera bertugas sebagai pelatih timnas Indonesia. PSSI disebut-sebut akan segera memperkenalkan sosok yang diharapkan mampu membawa perubahan signifikan bagi skuad Garuda.

Herdman diharapkan mampu meraih prestasi di Piala Asia 2027. Target ini menjadi misi utama setelah kegagalan Patrick Kluivert dan timnya membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026.

Media asal Kanada, Wakin The Red, melaporkan bahwa Herdman telah menyepakati tawaran dari PSSI, termasuk target untuk lolos ke babak perempat final Piala Asia 2027. Sebelumnya, di era Shin Tae-yong, Indonesia berhasil menembus babak 16 besar. Tahun 2026 akan difokuskan untuk membentuk tim dan mencari komposisi pemain terbaik.

“Herdman, yang akan menghabiskan tahun baru untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala Asia 2027,” tulis Wakin The Red. “PSSI telah menetapkan target jelas untuk mencapai perempat final. Indonesia tersingkir di babak 16 besar Piala Asia 2023 setelah kalah dari Australia, tetapi sejak itu telah terjadi kemajuan yang konsisten.”

Selain memimpin tim nasional senior, Herdman juga akan bertanggung jawab atas tim U-23 Indonesia. Langkah ini diambil untuk menemukan pemain muda berpotensi yang bisa menembus skuad senior. PSSI berharap proses regenerasi ini menjadi kunci untuk menstabilkan performa timnas.

“Selain memimpin tim nasional senior, Herdman juga akan bertanggung jawab atas tim U-23 Indonesia, guna menghubungkan pengembangan pemain muda dengan tim senior, memastikan pemain muda berbakat dapat dipromosikan dengan cepat,” demikian laporan tersebut.

Tantangan besar menanti Herdman di timnas Indonesia, terutama tekanan dari suporter yang kecewa dengan kegagalan sebelumnya. Ia diharapkan mampu memanfaatkan kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan untuk membuktikan diri. Kesuksesan akan membawanya pada dukungan besar dan mungkin saja popularitas sekuat Shin Tae-yong.

“Setelah masa baktinya di Toronto FC di MLS, Herdman kini dihadapkan pada tantangan yang sangat berbeda di Indonesia, sebuah tantangan yang disertai dengan ekspektasi besar, peta jalan yang jelas, dan gaji yang membuat tawaran tersebut sulit untuk ditolak,” pungkas laporan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *