Budapest – Paris Saint-Germain (PSG) resmi mencatatkan sejarah baru dalam dunia sepak bola Eropa setelah berhasil mempertahankan gelar juara Liga Champions musim 2025/2026. Kepastian ini diraih Les Parisiens usai menundukkan Arsenal melalui drama adu penalti dengan skor 4-3 pada partai final yang berlangsung di Puskas Arena, Minggu (31/5/2026) dini hari WIB. Pertandingan puncak tersebut berakhir dengan skor imbang 1-1 selama 120 menit waktu normal dan perpanjangan waktu, sebelum akhirnya keberuntungan berpihak pada wakil Prancis tersebut dalam babak tos-tosan.
Kemenangan ini menjadikan PSG sebagai klub asal Prancis pertama yang mampu meraih gelar juara Liga Champions secara beruntun. Prestasi tersebut sekaligus mengukuhkan dominasi mereka di panggung Eropa, menyusul kesuksesan musim lalu saat mereka menaklukkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 di partai final. Keberhasilan mempertahankan trofi ini menempatkan PSG dalam daftar elite klub-klub legendaris yang pernah mencatatkan dinasti di kompetisi antarklub paling bergengsi di dunia.
Pelatih PSG, Luis Enrique, menyatakan ambisi besar untuk terus memperpanjang capaian impresif timnya. Ia membidik target untuk menyamai rekor Real Madrid dengan memenangkan tiga gelar Liga Champions secara berturut-turut. Menurut Enrique, target tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi klub serta dukungan luar biasa dari para pendukung setia yang telah lama menantikan kejayaan di level kontinental.
Pencapaian PSG ini membuat mereka kini sejajar dengan klub-klub besar yang pernah mendominasi Eropa, di antaranya Real Madrid, Bayern Munchen, AFC Ajax, AC Milan, Liverpool, Inter Milan, Benfica, dan Nottingham Forest. Dalam sejarah Liga Champions, hanya segelintir klub yang mampu memenangkan trofi dalam dua musim atau lebih secara berturut-turut. Real Madrid sejauh ini masih memegang rekor sebagai klub dengan dominasi terpanjang, yakni lima musim berturut-turut sejak edisi perdana pada 1955/1956 hingga 1959/1960.
Selain itu, Real Madrid juga pernah menorehkan catatan fantastis dengan menjuarai kompetisi ini tiga musim beruntun pada era modern, yakni musim 2015/2016, 2016/2017, hingga 2017/2018. Rekor tersebut menjadi tolok ukur bagi PSG untuk membuktikan kapasitas mereka sebagai kekuatan baru yang konsisten. Klub lain seperti Bayern Munchen dan AFC Ajax juga tercatat pernah merasakan kejayaan tiga musim berturut-turut pada dekade 1970-an.
Keberhasilan PSG dalam mempertahankan gelar musim ini menegaskan pergeseran peta kekuatan sepak bola Eropa dalam satu dekade terakhir. Dengan materi pemain yang kompetitif dan arahan taktis yang matang dari Luis Enrique, Les Parisiens kini menjadi tim yang paling disegani di Benua Biru. Fokus utama tim kini beralih pada persiapan musim depan guna mengejar target ambisius untuk mencetak sejarah baru dalam sepak bola Eropa. Berikut adalah daftar klub yang pernah meraih gelar juara Liga Champions atau Piala Champions secara beruntun:
Daftar Klub yang Pernah Back-to-Back Juara Liga Champions:
Paris Saint-Germain: 2024/2025, 2025/2026
Real Madrid: 2015/2016, 2016/2017, 2017/2018
AC Milan: 1988/1989, 1989/1990
Nottingham Forest: 1978/1979, 1979/1980
Liverpool: 1976/1977, 1977/1978
Bayern Munich: 1973/1974, 1974/1975, 1975/1976
AFC Ajax: 1970/1971, 1971/1972, 1972/1973
Inter Milan: 1963/1964, 1964/1965
Benfica: 1960/1961, 1961/1962
Real Madrid: 1955/1956, 1956/1957, 1957/1958, 1958/1959, 1959/1960











