Gresik – Peta persaingan Proliga 2026 mulai mengerucut setelah putaran pertama rampung digelar. Dua tim, Jakarta LavAni Livin Transmedia di sektor putra dan Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia di sektor putri, tampil dominan dengan rekor tak terkalahkan.
Seluruh pertandingan putaran pertama usai pada Jumat malam, 30 Januari 2026, di GOR Tri Dharma Petrokimia Gresik, Jawa Timur. Hasilnya, kedua tim tersebut berhasil mengamankan posisi puncak klasemen dengan keunggulan poin yang signifikan.
Di kategori putra, Jakarta LavAni Livin Transmedia menunjukkan performa impresif. Tim ini meraih empat kemenangan sempurna dari empat pertandingan yang dijalani. Permainan kolektif, serangan cepat, dan pertahanan rapat membuat lawan kesulitan mencuri set.
Dengan empat kemenangan tersebut, LavAni mengoleksi 12 poin penuh dan memimpin klasemen sendirian. Mereka menjadi satu-satunya tim putra yang belum merasakan kekalahan hingga paruh musim kompetisi.
Persaingan ketat terjadi di bawah LavAni. Jakarta Bhayangkara Presisi menempati posisi kedua dengan tujuh poin. Surabaya Samator dan Jakarta Garuda Jaya membuntuti dengan masing-masing lima poin. Sementara itu, Medan Falcons Tirta Baghasasi masih tertahan di dasar klasemen setelah kalah dalam empat laga dan baru mengumpulkan satu poin.
Dominasi yang lebih terasa terlihat di sektor putri. Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia, yang memanfaatkan status tuan rumah, menyapu bersih enam pertandingan tanpa cela.
Dengan catatan sempurna tersebut, Phonska mengoleksi 17 poin dan kokoh di puncak klasemen. Konsistensi performa mereka menjadikan tim ini kandidat kuat menuju final four, bahkan berpeluang besar mempertahankan tren positif hingga fase penentuan.
Persaingan memperebutkan tiket empat besar di sektor putri dipastikan memanas. Jakarta Pertamina Enduro dan Jakarta Electric PLN Mobile sama-sama meraih empat kemenangan dan masih berada dalam jalur perebutan posisi teratas. Bandung bjb Tandamata, Jakarta Livin Mandiri, dan Jakarta Popsivo Polwan juga belum menyerah dalam perburuan.
Nasib berbeda dialami Medan Falcons putri yang belum mencatatkan kemenangan dari enam pertandingan, sehingga harus puas berada di juru kunci klasemen.
Putaran kedua Proliga 2026 akan kembali digelar mulai Sabtu di venue yang sama. Setiap pertandingan kini memiliki nilai krusial karena hasilnya akan sangat menentukan langkah tim menuju babak final four.











