Barcelona – Kondisi fisik Francesco Bagnaia setelah kecelakaan di MotoGP Catalunya menjadi perhatian serius bagi tim Ducati Lenovo. Meski berhasil meraih podium ketiga, pembalap asal Italia itu mengaku mengalami cedera pada pergelangan tangannya yang membuatnya khawatir.

Insiden keras yang terjadi di tikungan pertama balapan membuat Bagnaia merasakan ketidakberesan pada pergelangan tangan. “Saya merasa kesakitan dan sedikit pusing. Saat mulai mengerem, rasa sakitnya muncul dan itu terasa aneh saat mengendarai motor. Saya hanya mencoba bertahan sampai lap terakhir,” ujarnya.

Bagnaia sempat diragukan bisa mengikuti tes resmi MotoGP Catalunya pada Senin, namun ia tetap memaksakan diri. Dalam tes tersebut, ia menyelesaikan 23 lap dan menempati posisi ke-10 sebelum sesi dihentikan karena hujan. Setelah tes, ia mengungkapkan kekhawatiran baru terkait kondisi pergelangan tangannya yang terasa tidak pada posisi semestinya. “Saya mungkin harus memeriksa lagi kondisi pergelangan tangan ketika pulang nanti,” katanya.

Untuk menghindari kondisi yang memburuk, Bagnaia berencana mengurangi intensitas latihan dan fokus pada fisioterapi. Situasi ini menjadi tantangan bagi Ducati, mengingat Alex Marquez, pembalap lain di tim, juga tengah mengalami cedera tulang selangka dan tulang belakang akibat kecelakaan hebat di awal balapan.

Cedera yang dialami para pembalap Ducati ini menjadi ujian tersendiri bagi tim dalam menjaga performa di sisa musim MotoGP. Tim harus mencari cara agar para pembalap dapat pulih dan tetap kompetitif di tengah tekanan fisik yang mereka hadapi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *