Jakarta – Piala Dunia 2026 resmi mencatatkan sejarah baru dalam dunia sepak bola internasional setelah menembus angka lebih dari 3,6 juta penonton yang hadir langsung di stadion. Capaian ini secara resmi memecahkan rekor jumlah penonton terbanyak sepanjang sejarah penyelenggaraan Piala Dunia, melampaui rekor yang sebelumnya dipegang oleh Amerika Serikat saat menjadi tuan rumah pada edisi 1994.
Rekor tersebut diumumkan secara resmi oleh FIFA melalui papan skor di dalam stadion saat berlangsungnya pertandingan antara Ekuador dan Jerman. Pencapaian ini tergolong impresif mengingat turnamen baru menyelesaikan sekitar 55 pertandingan dari total 104 laga yang dijadwalkan. Dengan sisa pertandingan yang masih cukup banyak, angka kehadiran penonton diprediksi akan terus melonjak hingga babak final.
Presiden FIFA, Gianni Infantino, menyatakan kepuasannya atas keberhasilan turnamen ini meski sempat menghadapi berbagai tantangan logistik dan teknis di awal penyelenggaraan. Infantino menegaskan bahwa ia tidak memiliki penyesalan sedikit pun atas keputusan FIFA menunjuk Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada sebagai tuan rumah bersama. Menurutnya, dinamika yang terjadi di lapangan merupakan bagian tak terpisahkan dari turnamen berskala besar.
“Saya tidak menyesali apapun. Saya telah terlibat dalam turnamen seperti ini selama lebih dari 30 tahun saat saya berada di UEFA dan FIFA. Saya terbiasa menghadapi situasi semacam ini. Selalu akan ada isu besar maupun kecil yang muncul dari Amerika Serikat maupun Meksiko, namun kami menanganinya dengan semangat positif,” ujar Infantino sebagaimana dikutip dari Sowetan News.
Meskipun sukses mencatatkan rekor penonton, penyelenggaraan Piala Dunia 2026 tidak lepas dari kritik. Beberapa pihak menyoroti kendala teknis dan sikap tuan rumah yang dianggap kurang ideal. Arnan Binafsihi, Wakil Ketua Umum Oranje Indonesia, mencatat bahwa dinamika sikap dari pihak Amerika Serikat sebagai tuan rumah menjadi salah satu poin yang cukup mengganggu jalannya koordinasi di lapangan.
Kendati demikian, FIFA tetap optimistis bahwa antusiasme penggemar akan terus meningkat seiring memasuki fase gugur atau knockout. Pertandingan di babak ini diprediksi akan menyedot perhatian lebih besar karena setiap laga bersifat krusial bagi kelangsungan nasib tim peserta. Dukungan langsung dari suporter fanatik di stadion menjadi faktor utama yang diharapkan dapat memicu semangat para pemain untuk memberikan performa terbaik demi meraih gelar juara.
Dengan format 104 pertandingan yang diterapkan pada edisi kali ini, FIFA menyatakan komitmennya untuk terus memberikan pelayanan terbaik guna memastikan kenyamanan penonton di stadion. Fokus utama saat ini adalah menjaga stabilitas operasional hingga babak final, sembari terus memantau tren kehadiran penonton yang terus menunjukkan angka positif di setiap kota penyelenggara. Rekor yang tercipta ini menjadi bukti nyata bahwa daya tarik sepak bola di kawasan Amerika Utara tetap memiliki basis massa yang sangat masif dan loyal.











