Surabaya – Performa Diego Mauricio, striker Persebaya Surabaya, masih menjadi sorotan. Hingga pekan ke-15 Super League musim ini, pemain asal Brasil berusia 34 tahun itu belum mencetak gol dari lima penampilannya bersama tim berjuluk Green Force.
Catatan ini tentu mengecewakan bagi Bonek dan Bonita, pendukung setia Persebaya, serta bagi Mauricio sendiri.
Meski demikian, dukungan terus mengalir agar mantan striker Odisha FC itu bisa segera mencetak gol dan merayakan bersama tim di lapangan.
Harapan kini tertumpu pada Bernardo Tavares, pelatih baru Persebaya. Kehadiran Tavares diharapkan bisa mendongkrak performa Mauricio, mengingat sang pelatih pernah melihat ketajaman sang striker saat bermain di Liga India.
Selama empat musim bersama Odisha FC, Mauricio tercatat mencetak 44 gol. Tavares ingin menggali kembali potensi tersebut.
Kesempatan bermain bagi Mauricio juga semakin meningkat. Setelah hanya bermain 21 menit saat melawan Persija Jakarta pada 18 Oktober 2025, ia sempat mendekam di bangku cadangan.
Namun, dalam beberapa pertandingan terakhir, waktu bermainnya bertambah, seperti saat melawan Borneo FC (69 menit) dan Persijap Jepara (61 menit).
Tavares diyakini memiliki strategi untuk meningkatkan performa seluruh pemain Persebaya, termasuk Mauricio.
Meskipun harus bersaing dengan striker lain seperti Mihailo Perovic, kepercayaan dari staf pelatih, rekan tim, dan suporter diharapkan bisa menjadi motivasi bagi Mauricio untuk menjawab keraguan.
Jumlah Gol Diego Mauricio:
* Odisha FC 2020/2021: 12 gol (20 laga)
* Mumbai FC 2021/2022: 3 gol (7 laga)
* Odisha FC 2022/2023: 12 gol (21 laga)
* Odisha FC 2023/2024: 11 gol (23 laga)
* Odisha FC 2024/2025: 9 gol (22 laga)











