Chengdu – Tim perahu naga Indonesia meraih medali emas di nomor open 2.000 meter The World Games 2025.
Prestasi membanggakan ini diraih di Xinglong Lake Hubin Arena, Chengdu, China, pada Sabtu (9/8/2025).
Tim Merah Putih mencatatkan waktu 9 menit 8,12 detik, mengungguli tuan rumah China (9 menit 19,22 detik) dan Spanyol (9 menit 23,75 detik).
“Sesuai dengan harapan kita semua,” ujar Wakil Ketua Umum III Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PB PODSI), Budiman Setiawan.
“Ini adalah emas pertama tim perahu naga di World Games, sekaligus emas pertama bagi kontingen Indonesia.”
Budiman menambahkan, masih ada lima nomor final yang akan berlangsung pada Minggu (10/8/2025).
Tim perahu naga Indonesia diperkuat oleh Andriyani Riska, Mugi Harjito, Sutrisno, Irwan, Dapit, Kuswandi Roby, Dayumin, Reski Wahyuni, Maryati, Yuda Firmansyah, Nadia Hafiza, dan Meni Nur.
Nomor open 2.000 meter ini tidak melalui babak kualifikasi.
“Alhamdulillah mereka melakukannya dengan baik, dengan fokus,” kata pelatih tim perahu naga, Suryadi.
“Karena 2.000 meter ini membutuhkan konsistensi dan daya tahan.”
Para atlet akan berlaga di enam nomor, yaitu nomor open dan mix masing-masing 200m, 500m, dan 2.000m.
Nomor mix terdiri dari 12 kru (satu drummer, satu juru mudi, dan 10 pedayung), sementara nomor open terdiri dari 10 kru (satu drummer, satu juru mudi, dan delapan pedayung).
Sebelumnya, tim perahu naga Indonesia telah lolos kualifikasi untuk nomor mix 200m, mix 500m, open 200m, dan open 500m.
Bahkan, Tim Merah Putih unggul di nomor mix 200m, open 200m, dan open 500m dengan menempati urutan pertama dalam babak kualifikasi.
PB PODSI mengirimkan 12 atlet (enam putra dan enam putri), tiga pelatih, dan satu masseur ke The World Games 2025.
Para atlet ini lolos kualifikasi The World Games 2025 di Yichang, China, pada tahun 2024.
Hanya 12 negara yang lolos kualifikasi, sehingga total ada 144 atlet yang berpartisipasi dalam ajang internasional empat tahunan ini.
Dalam kualifikasi The World Games tahun lalu, tim perahu naga Indonesia meraih satu emas (mix 200m), satu perak (mix 2.000m), dan satu perunggu (mix 500m).











