Vietnam – Kabar baik menghampiri tim nasional Vietnam terkait sanksi yang dihadapi Federasi Sepak Bola Malaysia (FAM) di Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS). Analisis seorang pengacara asal Malaysia menyebutkan peluang FAM sangat tipis, membuat Vietnam semakin percaya diri.

Pengacara olahraga Malaysia, Nik Erman Nik Roseli, menilai argumen yang diajukan FAM lemah dan tanpa dasar yang kuat. FIFA dinilai memiliki bukti kuat terkait pemalsuan dokumen pemain naturalisasi.

“Jika kita melihat alasan-alasan yang dikemukakan oleh FAM, argumen mereka dianggap sangat lemah,” ujar Nik Erman seperti dikutip media Vietnam, Soha.vn.

Menurutnya, FAM hanya berfokus pada tidak adanya niat buruk dan upaya mengurangi hukuman. Padahal, FIFA telah memeriksa setiap aspek kasus ini secara mendetail.

Kondisi ini membuat Vietnam merasa di atas angin. Soha.vn menulis, “Pengacara memberi kabar baik untuk tim Vietnam, tim Malaysia semakin bingung dan takut.”

Vietnam berharap Malaysia mendapat hukuman lebih berat jika banding di CAS ditolak. Salah satu konsekuensinya adalah pembatalan pertandingan Kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Nepal dan Vietnam.

“Jika banding tidak berhasil, sepak bola Malaysia akan menghadapi hukuman lebih lanjut dari Konfederasi Sepak Bola Asia (AFC),” tulis Soha.vn. Mereka menambahkan bahwa analisis pengacara Malaysia bisa menjadi dasar bagi Vietnam untuk membalikkan keadaan.

Nasib Malaysia di CAS masih menjadi tanda tanya. Namun, dengan bukti yang ada, Vietnam semakin yakin mampu memanfaatkan situasi ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *