Vancouver – Federasi Sepak Bola Internasional (FIFA) resmi menjatuhkan sanksi berat kepada gelandang Timnas Qatar, Assim Madibo, menyusul insiden pelanggaran keras yang mengakibatkan cedera fatal bagi pemain Timnas Kanada, Ismael Kone. Keputusan ini diambil setelah Komite Disiplin FIFA meninjau insiden tekel horor yang terjadi pada laga penyisihan Grup B Piala Dunia 2026, Jumat (19/6/2026) dini hari WIB.
Akibat pelanggaran tersebut, Ismael Kone mengalami patah tulang yang cukup serius. Pemain Kanada tersebut segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan medis intensif serta menjalani tindakan operasi. Berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, Kone diperkirakan harus menepi dari lapangan hijau selama empat hingga lima bulan ke depan guna menjalani proses pemulihan.
FIFA menjatuhkan vonis berupa larangan bertanding dalam lima laga resmi kepada Assim Madibo. Mengingat Qatar telah tersingkir dari turnamen setelah menelan kekalahan 1-3 dari Bosnia dan Herzegovina pada laga terakhir Grup B, sanksi tersebut akan tetap berlaku dan berlanjut pada pertandingan internasional berikutnya yang dijalani oleh sang pemain.
Kejadian bermula saat pertandingan antara Kanada melawan Qatar pada hari kedua fase grup. Madibo, gelandang berusia 29 tahun, melakukan tekel brutal yang langsung membuahkan kartu merah dari wasit. Pasca insiden tersebut, Madibo tidak dapat memperkuat timnya dalam laga penentuan melawan Bosnia dan Herzegovina.
Di sisi lain, upaya rekonsiliasi telah dilakukan oleh pihak Qatar. Asosiasi Sepak Bola Qatar (QFA) melaporkan bahwa Assim Madibo telah menemui Ismael Kone secara langsung di Vancouver pada Rabu (24/6/2026). Pertemuan tersebut turut dihadiri oleh Menteri Pemuda dan Olahraga Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani, serta Presiden Asosiasi Sepak Bola Kanada. Dalam pertemuan tersebut, kedua pemain tampak menunjukkan sportivitas dengan saling merangkul dan berbincang dalam suasana kekeluargaan. QFA menegaskan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk manifestasi semangat olahraga serta hubungan baik antarnegara.
Bagi Timnas Kanada, kehilangan Ismael Kone menjadi pukulan berat. Meskipun demikian, Kanada tetap melaju ke babak 32 besar Piala Dunia 2026 bersama Swiss dan Bosnia-Herzegovina. Sementara itu, Qatar harus mengakhiri perjalanan mereka lebih awal sebagai juru kunci Grup B.
Meski tersingkir, Qatar dinilai menunjukkan perkembangan performa dibanding edisi Piala Dunia 2022. Pada edisi sebelumnya, Qatar mencatatkan hasil buruk tanpa meraih satu pun poin. Kali ini, mereka berhasil membawa pulang satu poin dari fase grup, sebuah catatan yang dianggap sebagai peningkatan bagi sepak bola Qatar di panggung internasional. Hingga saat ini, fokus utama bagi pihak terkait adalah memastikan pemulihan cedera Ismael Kone berjalan lancar agar sang pemain dapat kembali beraksi di level kompetitif.











