Jakarta – Olivier Giroud menjadi pahlawan bagi Lille setelah mencetak gol kemenangan vital atas Brann dalam pertandingan pertama mereka di Liga Europa musim 2025/2026. Gol telat Giroud mengantarkan timnya meraih kemenangan 2-1 sekaligus mengukir sejumlah rekor bersejarah.

Masuk sebagai pemain pengganti pada menit ke-64, Giroud tampil sebagai pembeda. Ia memastikan tiga poin untuk Lille melalui sundulan kepalanya pada menit ke-80, di Stadion Pierre-Mauroy, Kamis (25/9/2025).

Sebelumnya, Lille membuka keunggulan di menit ke-54 lewat gol Hamza Igamane. Namun, Brann sempat menyamakan kedudukan melalui gol Saevar Alti Magnusson saat laga berjalan hampir satu jam.

Gol kemenangan tersebut menempatkan Giroud dalam daftar tiga pencetak gol tertua sepanjang sejarah Liga Europa. Mantan penyerang Chelsea, Arsenal, dan AC Milan itu mencetak golnya di usia 38 tahun, 11 bulan, dan 26 hari.

Ia hanya kalah dari Joaquin (41 tahun, 1 bulan, 25 hari) dan Daniel Berg Hestad (40 tahun, 3 bulan, 6 hari) dalam daftar tersebut.

Selain itu, Giroud juga memecahkan rekor sebagai pemain pengganti tertua yang mencetak gol di Liga Europa. Menurut Opta, ia menjadi pencetak gol asal Prancis tertua di semua kompetisi antarklub Eropa, melampaui Rene Hauss yang memegang rekor sejak 1965 (37 tahun dan 306 hari).

Giroud juga tercatat sebagai pemain Prancis tertua kedua yang bermain di kompetisi Eropa, hanya berada di belakang Bruno Ferrero (39 tahun, 302 hari).

Giroud bergabung dengan Lille musim panas ini sebagai agen bebas setelah meninggalkan Los Angeles FC. Sejauh ini, ia telah tampil lima kali untuk klub Prancis tersebut dan berhasil mencetak tiga gol. Kontraknya berlaku hingga musim panas 2026.

Pertandingan ini juga menjadi momen istimewa bagi bek Lille dan Timnas Indonesia, Calvin Verdonk. Laga ini menandai debut mantan pemain NEC Nijmegen itu di kompetisi Liga Europa, sekaligus menjadi pertandingan pertamanya sebagai starter bersama Lille.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *