Gresik – Kabar duka menyelimuti dunia olahraga Indonesia. Atlet gimnastik asal Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Naufal Takdir Al Bari (19), meninggal dunia setelah mengalami cedera saat menjalani pemusatan latihan di Rusia.
Naufal menghembuskan napas terakhir pada Kamis (25/9/2025). Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga dan rekan-rekannya.
Bagi keluarga, Naufal adalah sosok atlet yang berbakat. Kakak Naufal, Andri Irawan (29), mengungkapkan bahwa adiknya itu telah menunjukkan bakat di cabang olahraga senam sejak kecil.
“Bakat dari kecil. Sejak kecil juga sudah sering ikut lomba,” ujar Andri saat ditemui di rumah duka Jalan KH Kholil, Kecamatan/Kabupaten Gresik, Senin (29/9/2025).
Menurut Andri, Naufal mulai menekuni senam setelah melihat dirinya lebih dulu menggeluti olahraga tersebut. Meski tidak pernah mengatakannya secara langsung, Naufal kecil rupanya terinspirasi oleh sang kakak.
Sejak saat itu, Naufal rajin berlatih sendiri hingga akhirnya bakatnya terpantau oleh perkumpulan senam di Gresik. Ia kemudian difasilitasi untuk berlatih dan mengikuti berbagai perlombaan.
Naufal meraih medali perak dalam PON ke-21 tahun 2024 di Aceh. Prestasi ini mengantarkannya untuk mengikuti pemusatan latihan di luar negeri sebagai persiapan menuju SEA Games 2025.
“Kemarin ke Rusia itu empat atlet, dua pelatih. Sebelumnya pada awal tahun itu ke China dulu, kemudian ke Jepang. Balik ke Indonesia, terus ke Rusia kemarin itu, persiapan buat SEA Games,” terang Andri.
Andri menambahkan, Naufal memiliki semangat yang tinggi dan ingin membahagiakan orang tua dengan meraih prestasi di cabang olahraga gimnastik. Ia bahkan bercita-cita menjadi juara di kancah internasional.
M Soim (44), paman Naufal, membenarkan bahwa keponakannya itu memang berbakat di dunia gimnastik sejak usia dini. Soim melihat Naufal tidak terbebani sama sekali saat menjalani latihan dan tampak sangat menikmati hobinya tersebut.
Ibunda Naufal, Nurul Khotimah, sempat bercerita tentang komunikasi terakhirnya dengan sang anak. Naufal sempat menelepon Nurul pada 13 September 2025 dan meminta doa restu untuk keberangkatannya ke Thailand dalam rangka SEA Games 2025.
“Saya mau berangkat ke Thailand, doakan aku Mak (ibu),” tutur Nurul, menirukan ucapan Naufal.











