Motegi – Francesco Bagnaia meluapkan kekesalannya meski meraih kemenangan di MotoGP Jepang 2025, bersamaan dengan perayaan gelar juara dunia Marc Marquez. Pembalap Ducati itu merasa telat menemukan setelan terbaik motornya.
Tim Ducati menutup seri ke-17 MotoGP 2025 di Mobility Resort Motegi dengan hasil memuaskan. Bagnaia meraih kemenangan, sementara Marquez mengunci gelar juara dunia.
Bagnaia tampil dominan sejak sesi sprint race dan tak tersentuh di balapan utama. Kemenangan ini mengakhiri rentetan hasil mengecewakan sebelumnya.
Marquez sendiri memastikan gelar juara dunia MotoGP 2025 setelah finis kedua. Gelar ini menyamai koleksi Valentino Rossi, yaitu tujuh gelar juara dunia.
Bagnaia mengaku senang sekaligus kesal. “Saya sangat senang dengan hasil hari ini, tetapi saya juga sangat kesal dengan akhir pekan ini,” ujarnya, dikutip dari Crash.net.
Pembalap Italia itu merasa seharusnya ia bisa menemukan setelan terbaik lebih awal. “Memang benar hasil musim ini agak aneh dan apa yang terjadi akhir pekan ini adalah kami akhirnya menemukan jalannya,” kata Bagnaia.
Ia menambahkan, tes di Misano, Italia, membantu menemukan setelan yang tepat. “Kami memang sedikit kesulitan selama musim ini, tetapi akhirnya tes di Misano memberi kami kesempatan untuk mencoba hal-hal yang sangat membantu saya,” pungkasnya.











