Seattle – Tim nasional Belgia dan tim nasional Mesir harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1 dalam laga perdana Grup G Piala Dunia 2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Lumen, Seattle, Selasa (16/6/2026) dini hari WIB tersebut menyajikan duel sengit antara dua kekuatan sepak bola dari benua yang berbeda.
Dalam Grup G ini, Belgia dan Mesir bersaing bersama dua kontestan lainnya, yakni Iran dan Selandia Baru. Secara rekam jejak, Belgia memiliki prestasi yang lebih mentereng di panggung Piala Dunia dengan capaian peringkat ketiga pada edisi 2018 di Rusia. Sementara itu, catatan sejarah terbaik Mesir di ajang empat tahunan ini adalah menembus babak 16 besar pada edisi 1934.
Sejak peluit babak pertama dibunyikan, kedua tim memperlihatkan intensitas permainan yang cukup berimbang. Belgia, yang mengandalkan penguasaan bola, justru dikejutkan oleh efektivitas serangan Mesir. Pada menit ke-19, Emam Ashour berhasil memecah kebuntuan melalui tendangan keras yang gagal diantisipasi oleh penjaga gawang kawakan Belgia, Thibaut Courtois. Skor 1-0 untuk keunggulan tim berjuluk The Pharaohs bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, skuad asuhan Rudi Garcia meningkatkan intensitas serangan guna mengejar defisit gol. Peluang emas bagi Belgia datang pada menit ke-52 melalui tendangan bebas Kevin De Bruyne. Namun, keberuntungan belum berpihak karena bola eksekusi pemain kreatif tersebut masih membentur tiang gawang. Tidak lama berselang, Mesir membalas melalui sundulan bintang mereka, Mohamed Salah, namun Thibaut Courtois sigap menepis bola sehingga skor tetap tidak berubah.
Pelatih Belgia kemudian melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Romelu Lukaku pada menit ke-66 untuk menggantikan Charles De Ketelaere. Strategi ini membuahkan hasil instan. Baru beberapa detik berada di lapangan, kehadiran Lukaku memberikan tekanan besar di lini pertahanan Mesir yang berujung pada gol bunuh diri bek Mohamed Hany.
Pertandingan berlanjut dengan tempo tinggi di sisa waktu babak kedua. Meski wasit memberikan tambahan waktu lima menit, kedua tim tidak mampu menambah pundi-pundi gol. Skor 1-1 menjadi hasil akhir pertandingan pembuka Grup G ini.
Dalam laga ini, Belgia turun dengan formasi 4-2-3-1 yang diisi oleh Courtois; Meunier, Ngoy, Mechele, Castagne; Onana, Tielemans; Trossard, De Bruyne, Doku; serta De Ketelaere. Sementara itu, Mesir yang dilatih oleh Hossam Hassan juga menerapkan formasi identik 4-2-3-1 dengan mengandalkan Shobeir; Hany, Ibrahim, Fathy, Fatouh; Attia, Lasheen; Ziko, Salah, Ashour; dan Marmoush. Hasil imbang ini menempatkan kedua tim dalam posisi yang sama kuat dalam perburuan tiket menuju babak berikutnya di grup tersebut.











