Padang – Timnas Malaysia berhasil menyalip rival abadinya, Timnas Indonesia, dalam ranking FIFA terbaru. Harimau Malaya naik lima peringkat dan menempati posisi ke-118 dunia.

Kenaikan ini merupakan yang pertama kalinya dalam dua dekade terakhir bagi Malaysia untuk menembus 120 besar dunia. Mereka mengumpulkan total 1.161,53 poin.

Dua kemenangan atas Laos di Kualifikasi Piala Asia 2027 menjadi pendorong utama pencapaian ini. Malaysia menang 3-0 di kandang Laos dan kemudian menghancurkan lawan yang sama 5-1 di Stadion Nasional Bukit Jalil.

Sementara itu, Timnas Indonesia harus rela turun ke posisi 122 dunia setelah menelan dua kekalahan di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

Di kawasan Asia Tenggara, Malaysia kini berada di peringkat ketiga di bawah Thailand (96) dan Vietnam (111).

Namun, pakar sepak bola Malaysia, Mohd Sadek Mustaffa, mengingatkan bahwa posisi Harimau Malaya bisa saja berubah. Asosiasi Sepak Bola Malaysia (FAM) saat ini tengah menghadapi sanksi FIFA terkait kasus pemalsuan dokumen.

Kasus ini melibatkan tujuh pemain naturalisasi yang tampil dalam empat pertandingan melawan Nepal, Vietnam, Singapura, dan Palestina. Keempat pertandingan tersebut berhasil dimenangkan oleh Malaysia dan berkontribusi terhadap poin mereka di ranking FIFA.

Mohd Sadek mengatakan kemenangan Malaysia dalam empat laga tersebut terancam dibatalkan jika FAM terbukti bersalah. “Jika hasil itu dibatalkan dan kemenangan diberikan kepada tim seperti Vietnam dan Nepal, peringkat Malaysia secara otomatis akan terpengaruh karena poin kemenangan akan ditarik,” ujarnya.

FAM telah mengajukan banding setelah dinyatakan melanggar Pasal 22 Kode Disiplin FIFA (FDC) terkait pemalsuan dokumen. Keputusan terkait banding tersebut akan dikeluarkan oleh Komite Banding FIFA pada 30 Oktober mendatang.

Sebelumnya, FIFA mengatakan FAM telah menyerahkan dokumen palsu untuk mengonfirmasi kelayakan tujuh pemain naturalisasi Malaysia, yaitu Gabriel Palmero, Facundo Garces, Rodrigo Holgado, Imanol Machuca, Joao Figueiredo, Jon Irazabal dan Hector Hevel.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *