Philadelphia – Islam Makhachev akan menjalani pertahanan gelar kelas welter UFC pertamanya dengan menghadapi Ian Machado Garry pada 15 Agustus di Xfinity Mobile Arena, Philadelphia. Duel ini menarik perhatian karena mempertemukan gaya gulat kuat Makhachev dengan teknik striking dan mobilitas tinggi Garry.
Ian Garry datang ke laga ini dengan modal dua kemenangan beruntun atas Carlos Prates dan mantan juara Belal Muhammad, meski kedua kemenangan tersebut diraih lewat keputusan juri tanpa penyelesaian. Terakhir kali Garry menang dengan TKO adalah saat mengalahkan Daniel Rodriguez.
Makhachev menilai Garry lebih mengandalkan menghindar daripada menyerang. Ia menyebut, “Dia petarung yang licik. Dia selalu menghindar dan bertarung sambil bertahan. Lawannya yang harus mengejarnya. Saya tidak akan bilang dia petarung yang menghibur.”
Juara asal Dagestan itu juga meragukan kemampuan gulat Garry, menegaskan bahwa grappling tidak bisa dipelajari dalam waktu singkat hanya untuk menghadapi dirinya. “Anda tidak bisa belajar gulat dalam tiga-empat bulan atau bahkan setengah tahun. Jack Della Maddalena pun sudah berlatih keras sepanjang kamp, tapi saya berhasil menjatuhkannya lima kali,” tambah Makhachev.
Di sisi lain, Garry mengakui kehebatan Makhachev sebagai salah satu grappler terbaik UFC. Namun, ia bertekad membuktikan bahwa dirinya mampu bertahan dari permainan gulat sang juara. “Dia mungkin bisa menjatuhkan saya, dan saya harap dia berhasil, karena saya ingin membuktikan kepada dunia bahwa dia tidak bisa menundukkan saya. Saya ingin menunjukkan bahwa saya bisa bangkit dan mengalahkannya di dunianya sendiri,” ujar Garry.
Pertarungan ini bukan sekadar perebutan gelar kelas welter, melainkan juga adu strategi antara dominasi gulat ala Dagestan milik Makhachev dan gaya striking serta mobilitas tinggi yang menjadi andalan Garry. Duel ini diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di UFC tahun ini.










