MOTEGI – Tim Yamaha Racing Indonesia mencatatkan performa impresif sepanjang tiga putaran awal ajang Asia Road Racing Championship (ARRC) 2024. Konsistensi para pembalap dalam meraih podium dan poin krusial di Sirkuit Motegi, Jepang, pada 12-14 Juni lalu menjadi modal utama tim menghadapi seri-seri berikutnya, termasuk persiapan menghadapi balapan kandang di Sirkuit Mandalika, Indonesia.
Pembalap muda Candra Hermawan mengukuhkan posisinya sebagai satu-satunya wakil Indonesia di kelas AP250 yang sukses meraih podium secara beruntun dalam tiga putaran terakhir. Di Sirkuit Motegi, Candra berhasil finis di posisi ketiga. Prestasi serupa sebelumnya ia catatkan di seri Sepang, Malaysia, dan Buriram, Thailand. Meski pada Race 1 di Motegi ia harus puas finis di posisi keempat, akumulasi poin yang dikumpulkan menempatkan Candra di peringkat keempat klasemen sementara dengan total 68 poin.
Performa menjanjikan juga ditunjukkan oleh pembalap muda berusia 16 tahun, Muhammad Fadhil Musyavi. Meski sempat mengalami kendala gagal finis (DNF) pada Race 1, Fadhil bangkit secara dramatis pada Race 2. Memulai balapan dari grid ke-19, ia berhasil melakukan manuver impresif hingga menembus posisi kelima. Tambahan poin tersebut kini membuat Fadhil bertengger di posisi ke-14 klasemen sementara dengan total 27 poin.
Sementara itu, di kelas yang lebih tinggi yakni SS600, dua pembalap Yamaha Racing Indonesia, Wahyu Nugroho dan M Faerozi, juga menunjukkan kematangan dalam bersaing. Wahyu Nugroho, yang memulai balapan dari posisi ke-11, berhasil memperbaiki posisinya dengan finis di urutan ketujuh dan kesepuluh. Hasil ini menempatkannya di posisi keenam klasemen sementara dengan 58 poin. Rekan setimnya, M Faerozi, yang start dari urutan kesepuluh, mampu mengamankan posisi kesebelas dan kedua belas, menjadikannya berada di peringkat kesepuluh klasemen dengan raihan 35 poin.
Manager Motorsport PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Wahyu Rusmayadi, memberikan apresiasi atas kerja keras seluruh pembalap. Menurutnya, kemampuan adaptasi pembalap terhadap perubahan situasi di lintasan selama akhir pekan menjadi kunci utama perolehan hasil positif ini. Ia menegaskan bahwa atmosfer tim yang kondusif menjadi faktor pendukung utama bagi para pembalap untuk tampil maksimal. Pencapaian ini diharapkan menjadi motivasi tambahan saat tim berlaga di hadapan publik sendiri pada seri Mandalika bulan Agustus mendatang.
Menanggapi hasil tersebut, para pembalap menyatakan komitmen untuk terus meningkatkan performa di tiga seri tersisa musim ini. Wahyu Nugroho mengaku akan mengevaluasi seluruh aspek teknis agar dapat mencapai performa optimal di Mandalika. Senada dengan itu, M Faerozi menyatakan bahwa persaingan ketat di Motegi menjadi pelajaran berharga untuk memperbaiki posisi di klasemen. Candra Hermawan pun bertekad mempertahankan stabilitas podiumnya dan menargetkan kemenangan di balapan mendatang, sementara Muhammad Fadhil Musyavi mengungkapkan bahwa pengalaman berharga di kejuaraan Asia ini memacu semangatnya untuk terus bersaing di posisi lima besar. Seluruh tim kini tengah melakukan persiapan intensif untuk memastikan performa maksimal pada putaran berikutnya.











