Barcelona – Lebih dari empat tahun setelah kepergian Lionel Messi, Barcelona berencana menggelar laga perpisahan untuk menghormati legenda klub tersebut di Camp Nou yang telah direnovasi. Presiden Barcelona, Joan Laporta, menegaskan komitmen klub untuk memberikan penghormatan yang layak kepada La Pulga.
Kepergian Messi, yang terjadi setelah negosiasi kontrak gagal, meninggalkan luka mendalam bagi para penggemar Barcelona. Laporta sejak lama ingin memberikan penghormatan yang pantas bagi pemain terbaik dalam sejarah klub tersebut.
Rencana awal menggelar pertandingan perpisahan di Camp Nou tertunda akibat renovasi stadion. Barcelona sementara waktu bermain di Estadi Olímpic Lluís Companys.
Dengan proyek renovasi yang hampir selesai, peluang untuk menyelenggarakan laga perpisahan Messi kembali terbuka. Laporta menegaskan komitmen ini dalam Sidang Umum Biasa Barcelona, bersamaan dengan pengumuman kerja sama dan proyek penting klub lainnya.
“Saya sudah berkali-kali mengatakan bahwa kami akan sangat senang untuk menghormatinya. Dia adalah pemain terbaik dalam sejarah klub, dan dia tahu itu,” kata Laporta, dikutip dari situs resmi Barcelona.
Laporta menambahkan bahwa momentum terbaik untuk acara tersebut adalah saat Camp Nou kembali dibuka secara penuh untuk publik. “Kami selalu membicarakan hal ini bersamaan dengan peresmian kembali stadion. Kami benar-benar menantikannya,” imbuhnya.
Pernyataan Laporta muncul setelah Messi mencetak hat-trick bersama Inter Miami, membuktikan bahwa ia masih memiliki kemampuan yang luar biasa. Publik kini menantikan momen kembalinya Messi ke Camp Nou, bukan sebagai lawan, tetapi sebagai legenda yang disambut meriah oleh para penggemar.
Jika terealisasi, laga penghormatan untuk Messi berpotensi menjadi momen emosional dalam sejarah Barcelona, menandai penutup yang indah bagi hubungan yang pernah renggang.











