Padang – Tijjani Reijnders, kakak kandung pemain Timnas Indonesia, Eliano Reijnders, merasakan peningkatan signifikan dalam permainannya setelah lima bulan bergabung dengan Manchester City. Ia menyebut pengalaman dilatih Pep Guardiola memberikan dampak besar.
Tijjani, yang diboyong dari AC Milan dengan nilai transfer Rp1,3 triliun pada bursa transfer musim panas 2025, mengungkapkan pengalamannya di bawah asuhan pelatih asal Spanyol itu.
“Dia (Pep Guardiola) sangat intens,” kata Reijnders kepada TNT Sports. “Dia membuat kami semua menjadi pemain yang lebih baik, termasuk saya.”
Gelandang keturunan Maluku ini mengaku merasakan perubahan cara pandang terhadap sepak bola setelah dilatih Guardiola.
“Saya sudah berada di sini selama lima bulan sekarang dan saya melihat permainan ini dengan cara yang sama sekali berbeda. Saya sangat senang bisa bermain seperti ini, dan saya berharap dapat belajar lebih banyak darinya,” ujarnya.
Menurut Tijjani, setiap pertandingan di Liga Inggris memiliki tingkat kesulitan tinggi, sehingga menuntut pemain untuk berpikir dan bertindak lebih cepat.
“Setiap pertandingan di sini sulit. Anda tidak bisa bermain dengan performa 80 persen. Itu berarti Anda harus berpikir dan bertindak lebih cepat,” tambahnya.
Meski begitu, Tijjani optimistis Manchester City masih memiliki peluang untuk menjuarai Liga Inggris musim ini. Ia yakin timnya mampu memberikan tekanan kepada Arsenal dalam perebutan gelar.
“Kami ingin merebut posisi puncak dan terus memberi tekanan pada Arsenal,” katanya. “Kami ingin mempersulit mereka sebisa mungkin, dan kami melakukannya dengan baik,” pungkasnya.











