Padang – Petenis putri nasional, Janice Tjen, mengenang tahun 2025 sebagai momen penting dalam karir profesionalnya, terutama keberhasilannya menembus babak utama Grand Slam US Open. Ia menjadi petenis tunggal putri Indonesia pertama yang mencapai babak utama grand slam sejak era Angelique Widjaja pada 2004.

Meski langkahnya terhenti di babak kedua oleh Emma Raducanu, tampil di babak utama dan menghadapi petenis top menjadi pengalaman berharga. Kekalahan itu tak mematahkan semangatnya untuk terus berjuang.

Sebelumnya, Janice Tjen meraih gelar juara tunggal dan ganda putri WTA 250 Chennai Open bersama Aldila Sutjiadi, serta menjuarai tunggal WTA 125 Jinan Open dan menjadi runner-up WTA 250 Sao Paulo Open.

Berbagai pencapaian tersebut mendongkrak peringkatnya ke posisi 53 dunia sektor tunggal putri dan memberikan semangat baru untuk tahun 2026. Ia juga menyumbang dua medali emas di SEA Games 2025.

Janice Tjen menargetkan menembus peringkat 30 hingga 20 besar dunia. Ia menyadari tantangan yang ada, karena lawan-lawannya mulai mempelajari gaya permainannya.

Posisi 30 besar akan memuluskan jalannya menuju Olimpiade 2028, sebuah impian bagi semua atlet. Ia berharap akan semakin banyak petenis Indonesia yang berprestasi di panggung yang lebih besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *