Bandung – Klaim yang menyebutkan Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menyampaikan kemungkinan pengurangan poin terhadap Persib Bandung di BRI Super League 2025/2026 adalah tidak benar.
Informasi ini beredar luas di media sosial, terutama setelah Persib Bandung menerima sanksi dari Komite Disiplin (Komdis) PSSI terkait pertandingan melawan Bali United pada 1 November 2025.
Namun, setelah dilakukan penelusuran, narasi tersebut keliru dan menyesatkan.
Video yang dijadikan dasar klaim tersebut ternyata adalah video lama yang diambil pada tahun 2024.
Saat itu, Ferry Paulus berbicara mengenai potensi sanksi yang bisa dijatuhkan Komdis PSSI kepada Persib Bandung akibat insiden penyerangan terhadap steward oleh oknum suporter saat pertandingan melawan Persija Jakarta pada 23 September 2024.
Dalam video tersebut, Ferry menjelaskan bahwa Komdis PSSI memiliki wewenang untuk menjatuhkan sanksi, termasuk pengurangan poin. PT LIB sendiri tidak memiliki badan yudisial untuk memberikan sanksi kepada klub Liga 1.
Hingga saat ini, Persib Bandung belum mengalami pengurangan poin.
Per 19 November 2025, tim asuhan Bojan Hodak berada di peringkat keempat klasemen BRI Super League 2025/2026 dengan 19 poin dari 9 pertandingan.
Dengan demikian, narasi yang beredar di media sosial terkait potensi pengurangan poin Persib Bandung oleh Ferry Paulus adalah tidak benar dan merupakan disinformasi yang didaur ulang dari kejadian di masa lalu.











