Padang – Pep Guardiola berencana mengundang Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger untuk makan malam. Hal ini menyusul keberhasilan Guardiola memecahkan rekor Liga Inggris sebagai pelatih dengan catatan kemenangan terbanyak, melampaui dua nama legendaris tersebut.
Kemenangan 1-0 Manchester City atas Brentford di Stadion Gtech Community pada Minggu (5/5) menandai kemenangan ke-250 Guardiola sebagai manajer di Liga Inggris bersama The Citizens.
Guardiola hanya membutuhkan 349 pertandingan untuk mencapai torehan bersejarah ini. Sebagai perbandingan, Ferguson di Manchester United dan Wenger di Arsenal membutuhkan lebih dari 400 pertandingan untuk mencapai angka yang sama.
“Merupakan suatu kehormatan bisa bersanding dengan rekor Sir Alex Ferguson dan Arsene Wenger. Saya akan mengundang mereka untuk makan malam yang menyenangkan,” kata Guardiola.
“Senang sekali bisa menjadi bagian dari sejarah Liga Inggris. Sangat senang. Sekarang mari kita capai 250 pertandingan lagi!” imbuhnya.
Erling Haaland menjadi penentu kemenangan dalam laga tersebut, mencetak gol pada menit ke-8. Striker Norwegia itu berhasil memanfaatkan umpan lambung dari Josko Gvardiol.
Haaland menerobos di antara bek Brentford, Sepp van den Berg dan Nathan Collins, sebelum melepaskan tembakan yang tak mampu dihalau kiper Caoimhin Kelleher. Gol tersebut menjadi gol ke-18 Haaland dalam 11 pertandingan untuk klub dan negara di musim 2025/2026.
“Saat bermain tandang, ketika unggul 1-0, kami selalu kesulitan. Di babak pertama, kami bermain sebaik mungkin dan seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol untuk sedikit meringankan keadaan,” ujar Guardiola.
“Kami tahu di babak pertama mereka akan lebih menekan. Lemparan ke dalam, tendangan sudut, tendangan bebas, kami selalu kerepotan untuk mengatasi. Namun, pertandingan berjalan dengan baik,” lanjutnya.
Namun, kemenangan ke-250 Guardiola dan gol ke-18 Haaland musim ini ternoda oleh cedera yang dialami Rodri. Gelandang asal Spanyol itu mengalami masalah pada hamstringnya dan harus ditarik keluar lapangan pada menit ke-20.
“(Rodri) sepertinya (cedera) hamstring, tetapi kami belum tahu seberapa parah cederanya,” ungkap Guardiola mengenai kondisi pemain berusia 29 tahun itu.











