Jakarta – Pemberhentian Patrick Kluivert dari kursi pelatih Timnas Indonesia berbuntut panjang. Nama dua sosok misterius berinisial ‘S’ yang disebut-sebut sebagai ‘penguasa’ di skuad Garuda kembali mencuat.
Sebelumnya, politikus Andre Rosiade sempat membuat pernyataan kontroversial mengenai keberadaan dua sosok ‘penguasa’ di lingkaran Timnas Indonesia. Kini, setelah pemecatan Kluivert, publik bertanya-tanya mengenai nasib kedua sosok tersebut.
Andre Rosiade mengungkapkan bahwa kedua orang ini mulai mendapatkan peran penting di Timnas Indonesia sejak Patrick Kluivert menjabat sebagai pelatih. Menurutnya, salah satu dari mereka adalah pria asal Maroko, sementara yang lainnya adalah perempuan dari Indonesia.
Meskipun Sumardji dikenal sebagai sosok penting di Timnas, Andre Rosiade justru berpendapat bahwa dua sosok inilah yang memegang kendali penuh. “Suporter Indonesia tahunya hanya Pak Sumardji,” ujarnya dalam wawancara, “Namun, dia bukanlah panglima yang sesungguhnya.”
Andre Rosiade mengaku mendapatkan informasi ini dari sumber internal PSSI. Menurut sumber tersebut, meskipun Sumardji menjabat sebagai Exco, Ketua BTN Timnas, dan manajer tim, pengelolaan sehari-hari Timnas justru dikuasai oleh dua sosok berinisial ‘S’.
Setelah pernyataan Andre Rosiade viral, publik mulai mencari tahu identitas sosok ‘S’ tersebut. Belakangan, nama Sofian muncul dalam perbincangan mengenai masa depan Patrick Kluivert. Sofian yang dimaksud adalah Soufian Asafiati, yang diketahui dekat dengan Kluivert. Namun, belum ada kepastian apakah kedua nama ini merujuk pada orang yang sama.
Soufian Asafiati diketahui turut serta dalam umrah bersama pemain Timnas Indonesia sebelum kualifikasi Piala Dunia 2026. Perannya di Timnas Indonesia bukan hanya sebagai pendamping, tetapi juga hadir dalam konferensi pers dan sesi latihan menjelang pertandingan. Ia bahkan mengaku sebagai manajer Patrick Kluivert saat Timnas Indonesia berhasil mengalahkan Bahrain pada 25 Maret 2025.
Soufian Asafiati dinilai memiliki pengaruh besar dalam Timnas Indonesia dan dianggap sebagai tangan kanan Patrick Kluivert yang mengelola hampir seluruh urusan terkait tim.
Selain Soufian, identitas sosok perempuan berinisial ‘S’ yang disebut oleh Andre Rosiade masih menjadi misteri. Alex Pastoor pernah menyebutkan adanya seorang perempuan yang bekerja tanpa henti untuk menangani berkas naturalisasi pemain keturunan Indonesia di seluruh dunia. Namun, belum terkonfirmasi apakah perempuan yang dimaksud Pastoor adalah orang yang sama dengan yang disebutkan oleh Andre Rosiade.
PSSI secara resmi mengakhiri kerja sama dengan Patrick Kluivert dan tim kepelatihannya setelah gagal membawa Timnas Indonesia lolos ke Piala Dunia 2026. Keputusan ini diambil dengan “mempertimbangkan dinamika internal”, terutama setelah kegagalan menembus Piala Dunia 2026.











