Jakarta – Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada menjadi panggung pembuktian bagi para pemain veteran yang tetap menunjukkan performa kompetitif di level tertinggi. Meski usia telah menginjak kepala empat, sejumlah bintang dunia masih dipercaya menjadi pilar utama tim nasional mereka, membuktikan bahwa pengalaman, jam terbang, dan mentalitas juara tetap menjadi aset krusial dalam sepak bola modern. Berikut adalah tujuh pemain tertua yang berlaga di turnamen edisi 2026 berdasarkan data resmi FIFA.

1. Craig Gordon – Skotlandia (43 tahun)
Menempati daftar pemain paling senior, kiper asal Skotlandia ini mencatatkan usia 43 tahun 162 hari saat turnamen berlangsung. Gordon menunjukkan kondisi fisik yang prima di posisi yang menuntut refleks cepat. Pencapaian ini sekaligus menempatkan mantan pemain Sunderland tersebut sebagai pemain tertua kedua dalam sejarah penyelenggaraan Piala Dunia. Kehadirannya di bawah mistar gawang memberikan stabilitas dan motivasi bagi rekan setimnya yang jauh lebih muda.

2. Cristiano Ronaldo – Portugal (41 tahun)
Megabintang Portugal ini membuktikan disiplin ketat dan pola hidup sehat mampu memperpanjang karier profesionalnya. Pada usia 41 tahun 126 hari, Ronaldo tetap menjadi figur sentral bagi Seleção das Quinas. Ia memegang rekor sebagai pemain outfield tertua di turnamen ini sekaligus mencatatkan penampilan keenamnya di ajang Piala Dunia. Sang penyerang kini berambisi mengejar target 1.000 gol resmi dalam karier gemilangnya.

3. Guillermo Ochoa – Meksiko (40 tahun)
Kiper ikonik Meksiko ini kembali tampil di panggung dunia pada usia 40 tahun 333 hari. Dikenal dengan aksi heroiknya setiap empat tahun sekali, Ochoa melakoni Piala Dunia keenamnya. Jam terbang tinggi dalam menghadapi penyerang kelas dunia menjadikan Ochoa sebagai benteng terakhir yang diandalkan oleh tim nasional Meksiko.

4. Luka Modric – Kroasia (40 tahun)
Gelandang Kroasia ini membuktikan bahwa kecerdasan taktis mampu menutupi penurunan stamina fisik. Di usia 40 tahun 275 hari, Modric tetap menjadi pengatur tempo permainan dan otak serangan timnya. Setelah membawa Kroasia ke final 2018 dan menempati posisi ketiga pada 2022, kehadiran Modric di lapangan tetap menjadi elemen krusial bagi stabilitas mental skuad.

5. Edin Dzeko – Bosnia dan Herzegovina (40 tahun)
Striker veteran ini masih menunjukkan ketajaman di lini depan pada usia 40 tahun 86 hari. Meski harus berduel fisik dengan bek lawan yang jauh lebih muda, mantan penyerang Manchester City ini tetap menjadi ancaman melalui insting mencetak gol dan postur tubuhnya.

6. Manuel Neuer – Jerman (40 tahun)
Kiper legendaris Jerman ini tampil di usia 40 tahun 76 hari. Sebagai pionir gaya sweeper-keeper, Neuer membawa ketenangan bagi lini pertahanan Der Panzer. Meski sempat diganggu cedera, dedikasinya untuk kembali berkompetisi menegaskan statusnya sebagai salah satu kiper terbaik sepanjang masa.

7. Vozinha – Tanjung Verde (40 tahun)
Penjaga gawang utama Tanjung Verde ini melengkapi daftar dengan usia 40 tahun 8 hari. Vozinha menjadi simbol konsistensi bagi skuad Blue Sharks dalam menembus kualifikasi dan bersaing di level global. Ketangguhannya dalam menghalau serangan lawan menjadi kunci kekuatan tim nasionalnya di turnamen ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *