Padang – Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois, kembali membahas El Clásico terakhir dan mengungkapkan peran komentar Lamine Yamal dalam memotivasi timnya. Menurut Courtois, pernyataan Yamal yang menuduh Real Madrid “mencuri dan mengeluh” sebelum pertandingan justru membakar semangat para pemain Madrid.
Courtois menyebut bahwa komentar Lamine Yamal sebelum laga semakin memanaskan atmosfer El Clasico. Ia mengakui bahwa pernyataan tersebut menjadi motivasi tambahan bagi para pemain Real Madrid untuk meraih kemenangan.
“Bagi saya, Lamine adalah pemain hebat. Ia akan menjadi pemain yang menandai era di Barcelona,” ujar Courtois, dikutip dari Diario Sport. “Tapi ia berbicara dengan cara tertentu, memanaskan suasana, dan jelas media langsung meloncat menangkap hal itu.”
Kiper asal Belgia itu juga menjelaskan insiden kecil yang terjadi setelah pertandingan, saat dirinya mendekati Lamine Yamal. Ia mengatakan bahwa momen tersebut terjadi secara spontan akibat tensi pertandingan yang tinggi.
“Saya melihat dia bicara dengan Carva (Carvajal), ada sesuatu yang mulai terjadi, jadi saya juga mengatakan sesuatu kepadanya,” kata Courtois. “Saat adrenalin tinggi, Anda bisa saja mengucapkan hal-hal yang sebenarnya tidak perlu.”
Courtois menambahkan bahwa komentar Lamine justru membantu Madrid mengubah arah hasil El Clásico setelah sebelumnya menelan empat kekalahan beruntun. “Setelah kalah empat kali, kami butuh api itu: mereka adalah musuh dan kami harus mengejar mereka,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Courtois menilai bahwa ketegangan adalah bagian alami dari rivalitas antara Real Madrid dan Barcelona. Ia juga menyinggung bahwa Barcelona pun tidak selalu menunjukkan rasa hormat ketika berhasil mengalahkan Real Madrid.
“Itulah yang terjadi dalam sebuah Clasico, kami membutuhkan atmosfer seperti itu. Ketika mereka mengalahkan kami, mereka juga tidak menunjukkan rasa hormat,” ujarnya.
Meski demikian, Courtois menegaskan bahwa tidak ada masalah pribadi antara dirinya dan Lamine Yamal. “Jika besok saya bertemu Lamine di restoran, saya akan menyapanya. Tidak ada masalah. Semua itu hanya bagian dari sepak bola,” tuturnya.
Juanma Castano, pembawa acara yang mewawancarai Courtois, menyoroti bahwa komentar Lamine Yamal menjadi “bahan bakar” bagi Real Madrid. Courtois pun membenarkan hal tersebut, “El Clasico selalu memotivasi, tetapi mendengar komentar seperti itu bisa membuat Anda semakin bersemangat, terutama jika Anda seorang pemenang atau ingin menang. Itu hal yang bersifat pribadi bagi setiap pemain,” pungkasnya.











