Jakarta – Arsenal menunjukkan performa meyakinkan dengan mengalahkan West Ham United 2-0 dalam laga yang menandai pertandingan ke-300 Mikel Arteta sebagai pelatih, Kamis (tanggal tidak disebutkan). Kemenangan ini memperlihatkan kematangan dan efektivitas The Gunners.
Di tengah sorotan performa yang sempat naik turun, Arsenal membuktikan bahwa mereka bukan hanya tim muda bertalenta, tetapi juga skuad dengan karakter dan struktur yang solid.
Sejak menit awal, Arsenal memegang kendali permainan. Eksperimen Arteta dengan trio gelandang Martin Odegaard, Declan Rice, dan Eberechi Eze memberikan keseimbangan antara kreativitas dan tekanan tinggi.
Gol pembuka hadir di menit ke-38 melalui Declan Rice. Gelandang yang sebelumnya menjadi andalan West Ham itu melepaskan tembakan terukur dari dalam kotak penalti setelah bola muntah dari sepakan keras Eze ditepis Alphonse Areola.
Babak pertama berakhir dengan keunggulan Arsenal. Riccardo Calafiori sempat nyaris menggandakan keunggulan lewat tendangan jarak jauh yang membentur tiang.
Di babak kedua, Arsenal menjaga intensitas. Di menit ke-67, Arsenal memastikan kemenangan setelah El Hadji Malick Diouf menjatuhkan Timber di kotak terlarang. Bukayo Saka dengan tenang menuntaskan penalti.
West Ham kini menghadapi masa sulit. Kekalahan kelima di Liga Primer membuat mereka terperosok ke zona degradasi.
Kemenangan ini menegaskan posisi Arsenal sebagai pesaing serius musim ini. Mereka mungkin belum selalu tajam di depan gawang, tetapi struktur permainan, disiplin, dan kemampuan menjaga intensitas menjadi ciri tim yang matang.
Bagi Arteta, laga ke-300 terasa seperti penanda babak baru: The Gunners kini bukan hanya tim yang menarik ditonton, tapi juga sulit dikalahkan.










