Padang – Al Ittihad resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih Laurent Blanc, menyusul kekalahan dari Al Nassr yang diperkuat Cristiano Ronaldo dalam lanjutan Liga Pro Saudi 2025-2026.
Keputusan ini diumumkan klub pada Sabtu (27/9/2025), sehari setelah kekalahan 0-2 dari Al Nassr di Stadion King Abdullah Sports City.
“Al Ittihad mengumumkan pemutusan hubungan kontraktual dengan pelatih kepala tim utama, Laurent Blanc, dan staf kepelatihannya,” demikian pernyataan resmi klub.
Klub juga menyampaikan rencana mencari “staf teknis baru yang sesuai dengan ambisi klub.”
Untuk sementara, Al Ittihad menunjuk kapten tim Hassan Khalifa sebagai pelatih kepala, dengan Ivan Carrasco, pelatih tim U21, sebagai asisten.
Dalam laga Al Ittihad vs Al Nassr, Sadio Mane mencetak gol pada menit ke-9, disusul Cristiano Ronaldo pada menit ke-35.
Akibat kekalahan ini, Karim Benzema dan rekan-rekannya gagal meraih poin penuh di kandang sendiri.
Laurent Blanc ditunjuk sebagai pelatih Al Ittihad pada Juli 2024.
Selama masa kepelatihannya, mantan pemain Manchester United ini berhasil mempersembahkan dua trofi domestik, yaitu gelar liga dan Piala Raja.
Namun, awal musim 2025-2026 tidak berjalan sesuai harapan bagi Laurent Blanc dan Al Ittihad.
Beberapa hasil buruk yang menekan posisinya antara lain kekalahan di semifinal Piala Super Saudi dari Al Nassr.
Selain itu, Al Ittihad juga kalah 2-1 dari Al Wahda FC (UEA) di laga pembuka AFC Champions League Elite 2025-2026.
Kekalahan 0-2 dari Al Nassr di Liga Pro Saudi, Jumat (26/9/2025), menjadi pukulan terakhir bagi Blanc.
Saat ini, Al Ittihad berada di posisi ketiga klasemen Liga Pro Saudi dengan sembilan poin.
Mereka tertinggal tiga angka dari Al Nassr yang memimpin klasemen.
Gol Cristiano Ronaldo pada menit ke-35 dalam laga melawan Al Ittihad menjadi gol ke-946 dalam kariernya.
Gol tersebut melengkapi gol Sadio Mane yang membawa Al Nassr unggul di menit awal.
Hasil ini membuat Al Nassr mengumpulkan 12 poin sempurna dari empat pertandingan.
Sementara itu, Al Ittihad menelan kekalahan kedua musim ini dan harus kehilangan pelatihnya.











