Padang – Drama transfer Mees Hilgers dari FC Twente pada bursa transfer musim panas 2025 lalu ternyata menyimpan fakta yang baru diungkap oleh agennya, Mohammed Sinouh. Kegagalan transfer ini berujung pada minimnya kesempatan bermain bagi Hilgers di musim 2025-2026.
Bek berusia 24 tahun itu nyaris meninggalkan Twente setelah klub asal Prancis, Brest, menunjukkan minat serius dan mencapai kesepakatan dengan Twente.
Urusan administrasi dan dokumen transfer dikabarkan sudah rampung dan Hilgers hanya tinggal menjalani tes medis.
Namun, transfer tersebut batal karena bursa transfer Liga Prancis ditutup lebih cepat beberapa jam dibandingkan negara Eropa lainnya.
Akibatnya, pemain berdarah Manado itu gagal pindah dan harus bertahan di klub yang telah membesarkan namanya.
Kondisi ini membuat Mees Hilgers tersisih dari skuad utama FC Twente, dan mendorong agennya, Mohammed Sinouh, untuk memberikan klarifikasi.
Sinouh membantah rumor yang menyebutkan kliennya ingin hengkang dari FC Twente. Ia menyatakan bahwa Hilgers menjadi korban berita bohong.
“Mees (Hilgers) tak pernah berkata: ‘Saya ingin pergi!’,” tegas Sinouh, seperti dikutip dari Voetbal Primeur.
Ia juga membantah kabar yang menyebutkan Hilgers telah berpamitan dengan rekan-rekan setimnya di akhir musim lalu.
Sinouh menjelaskan bahwa Hilgers hanya menyampaikan ambisinya untuk bergabung dengan klub lain jika ada kesempatan yang datang, sebuah hal yang wajar bagi pemain yang ingin mengembangkan karirnya.
“Mees mengungkapkan ambisinya kepada klub pada akhir musim lalu dan berkata: ‘Jika ada kesempatan, saya ingin mengambil langkah olahraga musim panas ini, setelah bertahun-tahun di Twente’,” lanjut Sinouh.
Kegagalan transfer ini berdampak pada minimnya kesempatan bermain bagi Mees Hilgers di musim 2025-2026. Sejak Eredivisie 2025-2026 bergulir, nama Hilgers tak lagi masuk dalam daftar pemain Twente.
Meski demikian, Hilgers masih terlihat mengikuti sesi latihan bersama tim berjuluk The Tukkers. Kabarnya, pihak Twente dan Hilgers masih membahas perpanjangan kontrak agar ia dapat kembali bermain.











