Jeddah – Timnas Indonesia akan memulai perjuangan di Grup B putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. Tiket Piala Dunia menjadi incaran utama.
Indonesia tergabung dalam grup yang berisi tiga tim, dan akan melakoni laga perdana melawan Arab Saudi. Pertandingan akan digelar di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi, Kamis (9/10/2025) dini hari WIB.
Tiga hari berselang, Skuad Garuda akan kembali bermain di stadion yang sama, kali ini melawan Irak.
Finis di posisi teratas grup menjadi harga mati bagi Indonesia untuk mengamankan tiket otomatis ke Piala Dunia 2026. Jika hanya mampu menjadi runner-up, jalan terjal menanti.
Runner-up grup harus mengalahkan runner-up Grup A di putaran kelima untuk menjadi wakil Asia di play-off antarbenua. Di babak play-off, Indonesia harus berhadapan dengan wakil konfederasi lain untuk memperebutkan dua tiket terakhir.
Media Malaysia, Bharian.com.my, turut menyoroti peluang Indonesia di kualifikasi ini. Mereka menilai peluang Indonesia lebih besar karena kuota peserta Piala Dunia yang diperluas menjadi 48 tim.
“Piala Dunia 2026 diperluas menjadi 48 tim dari sebelumnya 32, memberikan tim seperti Indonesia peluang lebih besar untuk lolos,” tulis Bharian.com.my.
Meski demikian, Bharian.com.my menilai langkah Indonesia tidak akan mudah. Status tuan rumah membuat Arab Saudi menjadi favorit di Grup B.
“Namun, jalan Indonesia tidaklah mudah, karena seluruh pertandingan Grup B digelar di Arab Saudi, sehingga memberi keuntungan bagi tuan rumah untuk bermain di kandang sendiri,” lanjut media tersebut.
Bharian.com.my juga menyoroti sosok pelatih Arab Saudi, Herve Renard, yang pernah membawa timnya mengalahkan Argentina di Piala Dunia 2022. Mereka membandingkannya dengan pelatih Indonesia, Patrick Kluivert, yang dinilai belum mampu menyamai kejayaannya sebagai pemain.
“Renard pernah membuat kejutan saat memimpin Arab Saudi mengalahkan juara dunia Argentina, yang dipimpin Lionel Messi, 2-1 pada Piala Dunia 2022 di Qatar,” tulis Bharian.com.my.











