Ajaccio – Penyerang asal Pantai Gading, Evann Guessand, mencatatkan sejarah baru dalam dunia sepak bola Eropa setelah berhasil meraih dua trofi kompetisi antarklub UEFA dalam satu musim yang sama. Pencapaian ini menjadi fenomena unik yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah kompetisi benua biru tersebut.
Pemain berusia 24 tahun ini mengawali musim 2025/2026 dengan memperkuat Aston Villa. Selama paruh pertama musim, Guessand berkontribusi signifikan dalam perjalanan klub asal Inggris tersebut menjuarai UEFA Europa League. Catatan statistik menunjukkan bahwa ia tampil dalam tujuh pertandingan sepanjang kampanye Aston Villa di kompetisi kasta kedua Eropa tersebut.
Memasuki paruh kedua musim, Guessand menjalani skema peminjaman ke Crystal Palace hingga kompetisi berakhir. Keputusan ini justru membawa catatan karier yang lebih gemilang bagi sang pemain. Bersama klub asal London tersebut, ia berhasil meraih gelar juara UEFA Conference League. Dalam kompetisi kasta ketiga Eropa itu, Guessand mencatatkan enam penampilan dan berperan aktif membantu Crystal Palace melaju hingga partai puncak dan memastikan gelar juara.
Dengan keberhasilan menjuarai dua kompetisi berbeda bersama dua klub berbeda dalam durasi satu musim, Guessand secara resmi menjadi pemain pertama yang mengukir rekor tersebut. Fenomena ini memicu perdebatan di kalangan pengamat sepak bola mengenai sulitnya menyamai pencapaian serupa di masa depan, mengingat kompleksitas perpindahan pemain di tengah musim serta tuntutan performa di dua klub berbeda.
Lahir di Ajaccio, Prancis, pada 1 Juli 2001, Guessand memulai pengembangan bakatnya di akademi OGC Nice sebelum menapaki karier profesional. Ia dikenal sebagai penyerang serbabisa yang mampu menempati berbagai posisi di lini depan, mulai dari penyerang tengah hingga sisi sayap kanan dan kiri. Fleksibilitas posisi ini menjadi salah satu faktor kunci mengapa ia tetap mendapatkan kepercayaan di dua klub yang berbeda dalam satu musim.
Performa impresif sepanjang musim 2025/2026 berdampak positif pada nilai pasarnya. Data dari Transfermarkt menunjukkan nilai pasar Guessand kini mencapai sekitar 25 juta Euro atau setara dengan Rp486 miliar. Kenaikan nilai ini mencerminkan tingginya minat klub-klub Eropa terhadap profil pemain yang memiliki rekam jejak juara di level kontinental.
Masa peminjaman di Crystal Palace dijadwalkan berakhir pada Juni 2026. Hingga saat ini, belum ada kepastian mengenai klub mana yang akan dibela Guessand pada musim mendatang. Namun, dengan usia yang masih relatif muda dan rekam jejak yang mentereng, Guessand diprediksi akan menjadi aset penting baik bagi Timnas Pantai Gading maupun klub besar Eropa lainnya. Keberhasilannya musim ini tidak hanya menjadi catatan statistik, tetapi juga bukti pentingnya peran pemain pelapis dalam kedalaman skuad di tengah jadwal sepak bola modern yang sangat padat.











