Jakarta – Tim nasional Indonesia resmi mendapatkan tambahan kekuatan untuk menghadapi turnamen Piala AFF 2026 setelah Mitchell Baker menyelesaikan proses naturalisasi. Baker secara resmi mengucapkan sumpah setia sebagai Warga Negara Indonesia (WNI) pada Senin, 13 Juli 2026, di kantor Kementerian Hukum dan HAM, Jakarta.
Prosesi pengambilan sumpah tersebut dihadiri langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, serta Ketua Badan Tim Nasional (BTN), Sumardji. Dengan selesainya tahap administratif ini, Baker kini memiliki status hukum yang sah untuk memperkuat skuad Garuda dalam berbagai ajang internasional, termasuk Piala AFF 2026 yang akan datang.
Kehadiran Baker dinilai krusial bagi kedalaman tim, terutama setelah timnas Indonesia dipastikan kehilangan salah satu penyerang andalannya, Mauro Zijlstra. Pemain yang juga memperkuat Persija Jakarta tersebut harus absen dari pemusatan latihan (TC) di Bali akibat menderita cedera yang cukup serius.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Mauro Zijlstra menyampaikan rasa kecewa mendalam terkait kondisi fisiknya. Ia harus meninggalkan rekan-rekannya di tim nasional demi menjalani proses pemulihan intensif di Jakarta. Menurutnya, situasi ini sangat berat karena ia selalu berupaya memberikan performa maksimal setiap kali mendapatkan kepercayaan.
Cedera yang dialami Zijlstra tidak hanya menjadi pukulan bagi timnas Indonesia, tetapi juga berdampak langsung bagi klubnya, Persija Jakarta. Penyerang berusia 21 tahun tersebut merupakan salah satu proyeksi juru gedor masa depan bagi tim berjuluk Macan Kemayoran itu.
Sejak didatangkan pada putaran kedua musim 2025/2026, Zijlstra telah mencatatkan empat penampilan dengan total waktu bermain selama 93 menit di ajang Super League 2025/2026. Meski hingga saat ini belum mencatatkan gol maupun assist, manajemen klub dan tim pelatih menaruh harapan besar pada kontribusinya di masa depan.
Kini, tim medis Persija Jakarta dan timnas Indonesia tengah memantau perkembangan proses pemulihan cedera Zijlstra. Belum ada keterangan resmi mengenai estimasi waktu yang dibutuhkan sang pemain untuk kembali merumput. Fokus utama saat ini adalah memastikan pemulihan berjalan optimal agar ia dapat kembali ke lapangan hijau dalam kondisi fisik yang prima.
Di sisi lain, masuknya Mitchell Baker diharapkan mampu menambal celah di lini depan yang ditinggalkan Zijlstra. Pengalaman dan kualitas yang dimiliki Baker menjadi harapan baru bagi pelatih timnas Indonesia untuk memperkuat daya gedor skuad Garuda. Staf pelatih kini tengah mengintegrasikan Baker ke dalam skema permainan tim menjelang dimulainya Piala AFF 2026. Seluruh pihak terkait terus memantau kesiapan fisik dan taktik para pemain untuk menjaga ambisi meraih hasil terbaik di turnamen regional Asia Tenggara tersebut.











