Manchester – Manchester United resmi mendatangkan gelandang asal Brasil, Andrey Santos, dari Chelsea dengan nilai transfer mencapai 50 juta poundsterling atau setara dengan Rp1,2 triliun. Langkah ini diambil manajemen klub untuk memperkuat sektor lini tengah menyusul kepergian Casemiro dan kendala cedera panjang yang menimpa Manuel Ugarte.
Pemain berusia 22 tahun tersebut telah menyepakati kontrak jangka panjang berdurasi lima tahun yang akan mengikatnya di Old Trafford hingga Juni 2031. Sebelum peresmian, Santos dijadwalkan menjalani serangkaian tes medis sebagai prosedur standar transfer klub. Kehadiran Santos diharapkan mampu memberikan dimensi baru bagi permainan Manchester United di musim 2026/2027.
Meskipun ditebus dengan harga yang cukup signifikan, struktur gaji Andrey Santos di Manchester United terpaut cukup jauh dibandingkan dengan kapten tim, Bruno Fernandes. Berdasarkan data dari Salary Leaks, Santos menerima gaji pokok sebesar 75.000 poundsterling per pekan atau sekitar 3,9 juta poundsterling per musim. Kontrak tersebut juga mencakup insentif berbasis performa yang memungkinkan penghasilannya meningkat hingga 100.000 poundsterling per pekan jika klausul tertentu terpenuhi. Dengan besaran tersebut, Santos menempati urutan ke-18 dalam daftar pemain dengan bayaran tertinggi di skuad Setan Merah.
Di sisi lain, Bruno Fernandes tetap memegang status sebagai salah satu pemain dengan pendapatan tertinggi di klub. Kapten asal Portugal tersebut menerima gaji pokok sebesar 300.000 poundsterling per pekan atau sekitar 15,6 juta poundsterling per tahun berdasarkan kontrak yang berlaku hingga 2027. Angka tersebut tercatat empat kali lebih besar dibandingkan gaji pokok yang diterima oleh Andrey Santos. Selain gaji pokok, Fernandes juga memiliki potensi bonus performa yang mencapai 3,9 juta poundsterling per musim.
Ketimpangan nilai gaji antara kedua pemain ini dinilai sebagai hal yang wajar dalam kebijakan manajemen klub. Bruno Fernandes telah memantapkan posisinya sebagai figur sentral dan motor serangan Manchester United sejak bergabung pada Januari 2020. Peran vitalnya sebagai pemimpin di lapangan, ditambah dengan catatan konsisten dalam kontribusi gol maupun assist, menempatkan Fernandes pada level remunerasi yang berbeda dibandingkan pemain baru.
Sebaliknya, Andrey Santos saat ini berada dalam fase adaptasi awal di lingkungan kompetitif Liga Inggris. Meski memiliki reputasi sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan dari Brasil, ia masih memerlukan waktu untuk berintegrasi dengan skema permainan yang diterapkan tim. Manajemen Manchester United memproyeksikan Santos untuk bertumbuh secara bertahap sebelum menjadi pemain kunci di masa depan. Skema kontrak yang diberikan kepada Santos mencerminkan strategi klub dalam mengelola anggaran gaji sambil tetap memberikan ruang bagi pemain untuk meningkatkan penghasilan melalui pencapaian performa di lapangan.











