Madrid – Real Madrid resmi mengumumkan perpisahan dengan bek veteran David Alaba menjelang berakhirnya kompetisi musim 2025-2026. Keputusan ini diambil seiring dengan akan berakhirnya masa kontrak pemain berusia 33 tahun tersebut pada 30 Juni 2026 mendatang. Dengan demikian, perjalanan lima tahun sang pemain bersama klub raksasa Spanyol tersebut dipastikan akan berakhir.

Pihak manajemen klub menyatakan bahwa kesepakatan untuk mengakhiri masa bakti ini telah dicapai oleh kedua belah pihak. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menyampaikan apresiasi mendalam atas dedikasi dan kerja keras yang telah diberikan Alaba selama berseragam Los Blancos. Perez menegaskan bahwa Santiago Bernabeu akan selalu terbuka bagi pemain asal Austria tersebut.

Selama lima musim membela Real Madrid, Alaba mencatatkan 131 penampilan di berbagai kompetisi. Kontribusinya terhitung signifikan dengan mempersembahkan total 11 gelar juara bagi klub. Salah satu momen krusial dalam kariernya di Madrid adalah keberhasilannya mengantarkan tim meraih gelar Liga Champions ke-14 pada musim 2021-2022. Saat itu, Alaba tampil sebagai pilar utama di lini pertahanan dengan bermain sebagai starter dalam 12 dari 13 pertandingan yang dijalani klub hingga partai final melawan Liverpool.

Namun, di balik kontribusi tersebut, performa Alaba dalam beberapa tahun terakhir dinilai tidak konsisten akibat masalah kebugaran yang berulang. Data menunjukkan bahwa selama lima tahun, sang pemain tercatat menepi dari lapangan selama kurang lebih 690 hari. Ia harus absen dalam 132 pertandingan karena berbagai cedera yang dialaminya, dengan rata-rata penampilan hanya mencapai 26 laga per musim.

Keputusan untuk melepas Alaba juga dipandang sebagai strategi efisiensi finansial bagi Real Madrid. Berdasarkan data dari Capology, Alaba tercatat sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di klub, menempati urutan ketiga setelah Kylian Mbappe dan Vinicius Junior. Pemain berusia 33 tahun itu menerima bayaran mencapai 28,1 juta euro atau sekitar Rp583 miliar per musim, yang terdiri dari gaji kotor sebesar 22,5 juta euro dan bonus sebesar 5,6 juta euro.

Besaran gaji tersebut merupakan konsekuensi dari status Alaba saat didatangkan dari Bayern Muenchen pada musim panas 2021. Sebagai pemain yang didatangkan dengan status bebas transfer, ia menuntut nilai kontrak yang tinggi sebagai kompensasi ketiadaan biaya transfer bagi klub. Kini, dengan melepas Alaba, Real Madrid dipastikan akan mengurangi beban pengeluaran gaji secara signifikan untuk musim kompetisi mendatang. Langkah ini menjadi bagian dari upaya restrukturisasi skuad yang dilakukan manajemen untuk menjaga stabilitas finansial dan performa tim di masa depan. Meskipun harus berpisah, dedikasi yang diberikan Alaba tetap mendapat pengakuan dari pihak klub dan para pendukung.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *