Athena – Rencana kembalinya Floyd Mayweather Jr. ke ring tinju harus dibatalkan setelah duel ekshibisi melawan juara dunia kickboxing Mike Zambidis resmi gagal terlaksana. Pertandingan yang dijadwalkan berlangsung di Athena, Yunani, pada Sabtu waktu setempat itu urung digelar akibat masalah hukum yang membelit Mayweather.

Perusahaan promotor CSI Sports Events mengajukan gugatan hukum terhadap Mayweather dengan tuduhan pelanggaran kontrak eksklusif. CSI mengklaim telah membayar Mayweather sebesar US$4,65 juta untuk mempromosikan dan bertarung melawan Mike Tyson serta Manny Pacquiao. Dana tersebut terdiri dari US$4,5 juta yang dikirim tahun lalu dan tambahan US$150 ribu sebelum duel melawan Zambidis diumumkan.

CSI meminta pengadilan mengeluarkan perintah penghentian (injunction) agar pertarungan Mayweather versus Zambidis tidak dilaksanakan dan menuntut pengembalian seluruh dana yang telah dibayarkan. Pengacara CSI, Melissa Glass, menyatakan bahwa gugatan ini secara efektif menghentikan seluruh proses penyelenggaraan pertandingan, termasuk promosi, distribusi acara, dan penjualan tiket.

Meski demikian, Glass menyebut peluang duel tersebut belum sepenuhnya tertutup. Pertandingan masih bisa dijadwalkan ulang jika pengadilan menolak permohonan injunction dari CSI.

Selain persoalan hukum, kondisi di Athena yang belum stabil juga menjadi faktor pembatalan. Penyelenggara menilai situasi tersebut membuat pertandingan tidak layak dijalankan dari sisi operasional dan bisnis.

Promotor Front Row Fight Series, Keane Anis, mengungkapkan pihaknya telah menggelontorkan dana sekitar US$10 juta untuk persiapan pertarungan, termasuk pembayaran kepada Mayweather. Platform streaming DAZN sempat menunjukkan minat menayangkan laga ini, namun memilih menunggu kepastian hukum sebelum membuat kesepakatan.

Ironisnya, beberapa hari sebelum pembatalan diumumkan, Mayweather masih optimistis pertandingan akan berlangsung. Melalui media sosial, petinju berjuluk “Money” itu sempat menyapa para penggemarnya di Yunani.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *