Liverpool – Manajemen Liverpool dikabarkan menunjukkan ketidakpuasan terhadap upaya Inter Milan dalam mengejar gelandang mereka, Curtis Jones, pada bursa transfer musim panas ini. Petinggi klub berjuluk The Reds tersebut menilai tawaran yang diajukan oleh raksasa Serie A itu terlalu rendah dan tidak mencerminkan valuasi pasar sang pemain yang sebenarnya.
Berdasarkan laporan jurnalis Paul Joyce, negosiasi antara kedua klub saat ini terhenti karena adanya perbedaan pandangan yang signifikan terkait nilai transfer. Inter Milan dilaporkan telah mengajukan proposal sebesar 25 juta euro atau sekitar £21,6 juta untuk memboyong pemain berusia 25 tahun tersebut. Namun, pihak Liverpool menolak angka tersebut dan menganggap Inter belum menunjukkan keseriusan dalam proses negosiasi.
Direktur Olahraga Liverpool, Richard Hughes, dikabarkan telah memilih untuk menghentikan sementara pembicaraan dengan pihak Inter Milan. Keputusan ini diambil karena Liverpool tidak memiliki urgensi untuk melepas Jones dengan harga murah, mengingat sang pemain masih dianggap sebagai aset berharga untuk menjaga kedalaman skuad menghadapi jadwal padat musim mendatang.
Sebagai salah satu produk terbaik akademi Liverpool, Curtis Jones telah membuktikan kapasitasnya sejak menembus tim utama pada musim 2020-2021. Hingga saat ini, ia telah mencatatkan 228 penampilan di berbagai kompetisi dengan kontribusi 22 gol dan 25 assist. Kemampuannya dalam menguasai bola, ketenangan di bawah tekanan, serta kontribusinya dalam membantu pertahanan menjadikan Jones pemain yang fleksibel di lini tengah. Meski belum menjadi starter reguler, ia tetap menjadi bagian integral dari rencana taktis tim.
Di sisi lain, spekulasi mengenai masa depan Jones terus berkembang lantaran sang pemain membutuhkan menit bermain yang lebih konsisten. Selain Inter Milan, Tottenham Hotspur sempat dikaitkan dengan pemain asal Inggris tersebut, namun klub asal London itu saat ini dikabarkan lebih fokus pada target lain, yakni gelandang Newcastle United, Sandro Tonali.
Di tengah dinamika transfer gelandang tersebut, mantan striker Liverpool, Stan Collymore, memberikan pandangan berbeda terkait prioritas klub. Collymore mendesak manajemen The Reds untuk lebih memprioritaskan perekrutan bek tengah baru guna mengantisipasi regenerasi di lini pertahanan. Menurut Collymore, sosok penerus jangka panjang bagi kapten Virgil van Dijk sangat krusial untuk menjaga stabilitas pertahanan Liverpool dalam enam hingga tujuh tahun ke depan.
Sebagai langkah awal, Liverpool dikabarkan telah mendatangkan bek muda asal Rennes, Jeremy Jacquet, dengan nilai transfer mencapai £55 juta ditambah bonus sebesar £5 juta. Selain itu, sejumlah nama bek tengah papan atas seperti Micky van de Ven dari Tottenham Hotspur, Maxence Lacroix dari Crystal Palace, hingga Nico Schlotterbeck dari Borussia Dortmund juga masuk dalam radar klub. Dengan kebutuhan yang mendesak di lini belakang dan ketidakpastian masa depan Curtis Jones, Liverpool diprediksi akan tetap aktif dalam bursa transfer hingga penutupan jendela transfer musim panas ini.











