Manchester – Manchester City tetap menunjukkan ambisi besar dalam bursa transfer musim panas ini dengan upaya agresif mendatangkan pemain baru. Meski telah memasuki era kepelatihan di bawah Enzo Maresca, klub berjuluk The Citizens tersebut tidak mengubah pola kebijakan transfernya yang dikenal kerap mengeluarkan dana besar demi mengamankan target utama.

Salah satu target utama yang kini menjadi prioritas manajemen Manchester City adalah gelandang Nottingham Forest, Elliot Anderson. Pemain tim nasional Inggris berusia 23 tahun tersebut dipandang sebagai figur ideal untuk memperkuat lini tengah, baik sebagai mitra maupun suksesor jangka panjang bagi Rodri. Anderson dinilai memiliki atribut lengkap, mulai dari visi permainan yang tajam, kemampuan dribel di atas rata-rata, ketenangan saat berada di bawah tekanan lawan, hingga etos kerja yang konsisten di lapangan.

Namun, upaya Manchester City untuk memboyong Anderson menemui hambatan besar. Nottingham Forest dilaporkan tidak memiliki rencana untuk melepas pemain andalannya tersebut, kecuali jika ada klub yang bersedia memenuhi permintaan harga yang sangat tinggi. Pemilik Nottingham Forest, Evangelos Marinakis, kabarnya telah menetapkan banderol harga yang menuntut rekor transfer baru di Liga Inggris.

Menurut laporan dari berbagai sumber, Nottingham Forest menginginkan biaya transfer minimal 110 juta poundsterling dalam bentuk tunai tanpa tambahan bonus. Bahkan, angka tersebut bisa membengkak melampaui rekor transfer Liga Inggris sebelumnya yang mencapai 125 juta poundsterling atau setara dengan Rp2,8 triliun.

Keinginan Manchester City untuk mendatangkan Anderson pun diuji dengan langkah konkret. Jurnalis spesialis transfer, Fabrizio Romano, melaporkan bahwa The Citizens telah melayangkan penawaran kedua kepada pihak Nottingham Forest. Tawaran tersebut bernilai total 121 juta poundsterling, dengan rincian 106 juta poundsterling sebagai biaya tetap sementara sisanya dalam bentuk bonus.

Meskipun nilai penawaran tersebut tergolong masif, Nottingham Forest tetap menolaknya. Pihak klub dikabarkan menyadari adanya ketertarikan serupa dari Manchester United, sehingga mereka tetap bertahan pada pendirian untuk meminta mahar di atas 120 juta poundsterling tanpa menyertakan klausul bonus tambahan.

Nama Elliot Anderson sendiri semakin bersinar setelah tampil impresif sebagai rekan duet Declan Rice di tim nasional Inggris selama ajang Euro 2024. Performa gemilangnya bersama Nottingham Forest di Liga Inggris musim 2024/2025 semakin mempertegas statusnya sebagai salah satu gelandang papan atas di kompetisi domestik. Meskipun gagal mengantar timnya menembus zona Liga Champions, Anderson berperan krusial dalam membawa Nottingham Forest berkompetisi di Liga Eropa musim lalu.

Situasi ini menjadikan masa depan Anderson sebagai komoditas panas di bursa transfer. Manchester City kini dihadapkan pada pilihan sulit: apakah akan kembali menaikkan tawaran sesuai permintaan Nottingham Forest atau mengalihkan fokus ke target pemain lain untuk memperkuat skuad Enzo Maresca sebelum jendela transfer ditutup.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *