IPSWICH – Pelatih asal Norwegia, Kjetil Knutsen, kini menguat sebagai kandidat utama untuk mengisi kursi kepelatihan Ipswich Town di Premier League. Kehadiran sosok baru menjadi krusial bagi klub berjuluk The Tractor Boys tersebut, terutama bagi bek Timnas Indonesia, Elkan Baggott, yang kini menanti kepastian arah taktis klub di bawah kepemimpinan pelatih anyar.

Perubahan posisi pelatih terjadi setelah Kieran McKenna memutuskan mundur dari jabatannya. McKenna, yang telah mengabdi selama 4,5 tahun, meninggalkan warisan signifikan dengan membawa Ipswich Town promosi berturut-turut dari League One hingga ke kasta tertinggi, Premier League. Musim lalu, pelatih berusia 40 tahun tersebut menjadi sosok kunci yang mempertahankan Elkan Baggott di Portman Road saat tim memastikan diri menjadi runner-up Championship. Keputusan McKenna untuk mundur didasari keinginan untuk menghabiskan waktu lebih banyak bersama keluarganya.

Elkan Baggott sendiri baru saja menunjukkan performa konsisten di level internasional. Bek jangkung dengan tinggi 196 cm tersebut baru saja menambah dua caps bersama Timnas Indonesia pada agenda FIFA Matchday, sehingga total penampilannya bersama skuad Garuda kini mencapai 27 pertandingan. Melalui unggahan Instagram Story pada Kamis (11/6/2026), Baggott menyampaikan apresiasi kepada mantan pelatihnya tersebut dengan ucapan, “Berharap yang terbaik untukmu, Bos.”

Manajemen Ipswich Town kini bergerak cepat untuk mencari pengganti. Meskipun sebelumnya pelatih Strasbourg, Gary O’Neil, sempat dijagokan sebagai kandidat terkuat, dinamika bursa taruhan menunjukkan pergeseran signifikan. Media lokal Twtd.co.uk melaporkan bahwa nama Kjetil Knutsen muncul sebagai favorit baru bagi para petaruh untuk mengisi posisi kosong di Portman Road, mengungguli nama-nama lain yang sebelumnya masuk dalam radar manajemen.

Knutsen, pelatih berusia 57 tahun asal Norwegia, dikenal luas berkat rekam jejak impresifnya bersama Bodo/Glimt. Ia berhasil membawa klub tersebut menjuarai Liga Norwegia selama empat musim berturut-turut, yakni dari tahun 2020 hingga 2024. Reputasi Knutsen semakin mentereng setelah ia mampu membawa Bodo/Glimt bersaing di panggung Eropa, termasuk menembus babak semifinal Liga Europa musim 2024/25 serta melaju ke babak 16 besar Liga Champions pada musim 2025/26.

Meskipun memiliki catatan sukses di kompetisi domestik Norwegia, tantangan di Premier League akan menyajikan atmosfer yang jauh lebih kompetitif. Manajemen Ipswich Town berkomitmen untuk segera mengumumkan pelatih kepala baru dalam waktu dekat. Langkah ini diambil guna memastikan persiapan tim tetap terukur dan tidak terganggu menjelang dimulainya musim baru di kasta tertinggi sepak bola Inggris, di mana adaptasi taktis dan kedalaman skuad akan menjadi penentu utama keberhasilan klub.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *