Tangerang – Dewa United Banten meraih kemenangan kedua di ajang BCL Asia-East 2026 setelah mengalahkan Johor Southern Tigers asal Malaysia dengan skor 91-79. Pertandingan Grup A yang berlangsung di Dewa United Arena, Tangerang, Minggu malam, menampilkan performa impresif tim tuan rumah.
Kemenangan ini menambah rekor sempurna Dewa United, setelah sebelumnya berhasil menaklukkan Hi-Tech Basketball Club dari Thailand dengan skor 97-77. Hasil positif ini menjadi bekal berharga bagi wakil Indonesia tersebut menjelang fase grup selanjutnya yang akan digelar di Malaysia dan Thailand.
Pada kuarter pertama, Johor Southern Tigers sempat memimpin melalui aksi Scottie Lewis dan Ahmed Hill. Namun, Dewa United merespons melalui tembakan tiga angka Dio Tirta Saputra. Meski sempat tertinggal 21-30 di akhir kuarter pertama akibat penurunan fokus, tim tuan rumah menunjukkan potensi kebangkitan.
Pelatih Agustin Julbe Bosch melakukan perubahan strategi di kuarter kedua dengan memasukkan Arki Dikania Wisnu. Strategi ini terbukti efektif, membantu tim memperkecil selisih skor. Joshua Ibarra berhasil menyamakan kedudukan 36-36, namun Johor masih unggul 45-38 saat turun minum.
Memasuki paruh kedua, Dewa United tampil dominan. Sebagai juara Indonesian Basketball League 2025, mereka menunjukkan kualitas permainan sesungguhnya. Kombinasi Dio Tirta, Joshua Ibarra, dan Donell Cooper menjadi kunci kebangkitan, membawa Dewa United berbalik unggul 51-47 melalui rentetan tembakan tiga angka dan serangan dari bawah ring.
Momentum positif terus terjaga hingga akhir kuarter ketiga. Tembakan tiga angka Troy Gillenwater memperlebar keunggulan menjadi 68-59. Dominasi Dewa United semakin terlihat di kuarter keempat berkat pertahanan ketat yang dibangun Ibarra, Gillenwater, dan Dio Tirta, membuat serangan Johor Southern Tigers kesulitan menembus area kunci.
Kemenangan 91-79 menempatkan Dewa United dalam posisi menguntungkan di Grup A. Fase grup BCL Asia-East selanjutnya akan digelar di Johor, Malaysia pada 15-17 April, dilanjutkan di Bangkok, Thailand pada 30 April hingga 2 Mei. Konsistensi permainan akan menjadi kunci bagi Dewa United untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya dan membawa nama Indonesia di kancah Asia.











