Jakarta – Kehadiran Cristiano Ronaldo di Manchester United ternyata memberikan tekanan tersendiri bagi para pemain muda. Nemanja Matic, mantan gelandang MU, mengungkapkan bahwa pemain muda merasa takut dan tertekan dengan status Ronaldo sebagai idola.

Matic menceritakan pengalamannya bermain bersama Ronaldo di Man United. Menurutnya, aura profesionalisme yang dipancarkan Ronaldo membuat pemain muda merasa sungkan.

“Saya sangat senang berbagi ruang ganti dengannya, bermain dengannya, dan belajar hal-hal baru darinya setiap hari,” ujar Matic seperti dikutip dari FourFourTwo.

Matic menambahkan, pemain muda seringkali merasa wajib memberikan bola kepada Ronaldo, bahkan ketika itu bukan pilihan taktis yang tepat.

“Anda bisa merasakan tekanan saat dia ada di sana. Saya melihat para pemain muda selalu berusaha memberikan bola kepadanya, bahkan ketika itu bukan umpan yang tepat,” ungkapnya.

Saat Ronaldo kembali ke Old Trafford pada 2021, skuad MU didominasi pemain muda seperti Brandon Williams, James Garner, Hannibal Mejbri, Alejandro Garnacho, dan Anthony Elanga. Ronaldo, yang saat itu berusia 37 tahun, menjadi salah satu pemain senior bersama Edinson Cavani dan Matic.

Matic dan Ronaldo tercatat bermain bersama dalam 22 pertandingan untuk Man United. Matic kemudian pindah ke AS Roma pada 2022, sementara Ronaldo meninggalkan MU pada akhir 2022 setelah wawancara kontroversialnya dengan Piers Morgan. Perseteruannya dengan pelatih Erik ten Hag menjadi salah satu penyebabnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *