Labuan Bajo – Cuaca ekstrem menghambat upaya pencarian empat turis asal Spanyol yang hilang di perairan Selat Padar, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT). Tim SAR gabungan menghadapi arus deras dan gelombang tinggi dalam pencarian hari kedua.
Pencarian korban KM Putri Sakinah terus dilakukan hingga hari ketiga, namun keempat korban belum ditemukan hingga pukul 17.00 WITA. Keempat korban merupakan satu keluarga: ayah dan tiga anak laki-laki.
Ayah dari keluarga tersebut, Fernando Martin Carreras, adalah pelatih tim B Valencia Femenino, klub sepak bola putri Spanyol. Istrinya, Mar Martinez Ortuno, dan putrinya, Andrea Ortuno, selamat dan telah dievakuasi ke Labuan Bajo.
Tim SAR berhasil menyelamatkan Mar, Andrea, seorang pemandu, dan empat kru kapal dengan bantuan KM Neptune yang melintas di sekitar lokasi.
“Tim juga mengimbau nelayan sekitar Pulau Padar untuk melaporkan jika menemukan tanda-tanda korban,” kata Kabidhumas Polda NTT, Kombespol Henry Novika Chandra.
Kepala Kantor Basarnas Maumere, Fathur Rahman, menyatakan tim SAR gabungan memperluas area penyisiran hingga 5,25 nautical mile dari lokasi kejadian.
Dalam operasi pencarian hari kedua, ditemukan serpihan kapal sejauh sekitar lima nautical mile dari lokasi kejadian, termasuk tabung gas dan bagian bodi kamar nakhoda.
KM Putri Sakinah dengan bobot 27 GT diduga mengalami mati mesin di Selat Pulau Padar saat menuju Pulau Komodo, dan dihantam gelombang tinggi.
“Kami akan terus berupaya maksimal hingga korban ditemukan,” tegas Henry.
Cuaca ekstrem diprediksi berlanjut hingga awal Januari 2026 akibat bibit Siklon 96S, menambah tantangan di kawasan wisata yang telah mencatat belasan kecelakaan kapal sepanjang 2024-2025.
Labuan Bajo Ditutup Sementara
Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Labuan Bajo menutup sementara pelayaran ke Pulau Padar dan Komodo. Kapolres Manggarai Barat, AKBP Christian Kadang, mengimbau penyedia jasa wisata mengutamakan keselamatan. “Agen perjalanan harus memprioritaskan aspek keselamatan di perairan TNK, terutama saat cuaca buruk,” katanya.
Insiden ini mendapat perhatian dari Spanyol. Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF), LaLiga, dan klub-klub kasta tertinggi menyampaikan duka mendalam atas musibah yang menimpa Fernando Martin dan ketiga anaknya.
Skuad Valencia mengheningkan cipta saat sesi latihan pasca libur Natal. “Klub menyampaikan dukungan dan belasungkawa kepada keluarga Fernando Martin Carreras,” tulis pernyataan resmi Valencia.
Real Madrid juga menyampaikan duka cita atas kejadian tragis yang menimpa Fernando Martin dan keluarganya.
Mantan Bek Tengah
Fernando Carreras adalah mantan bek tengah yang menghabiskan kariernya di klub-klub strata kedua dan ketiga Liga Spanyol. Ia pernah menjadi kapten Alcoyano saat promosi ke Segunda Division pada 2011. Sepanjang kariernya, ia mencatat sekitar 316 penampilan dengan 15 gol. Karier kepelatihannya dimulai tahun ini bersama tim B Valencia Putri.











