Labuan Bajo – Kabar duka menyelimuti dunia sepak bola. Fernando Martin Carreras, pelatih tim B putri Valencia, dilaporkan meninggal dunia dalam insiden di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Jumat (26/12/2025) malam.

Kapal yang ditumpangi Fernando bersama keluarganya tenggelam di perairan Labuan Bajo.

Tiga Anak Ikut Hilang

Selain Fernando, tiga anaknya juga dilaporkan hilang dan diduga tenggelam. Istri dan satu anaknya selamat dalam peristiwa tersebut.

Hingga kini, tim SAR gabungan masih melakukan pencarian intensif terhadap para korban.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fathur Rahman, menyatakan barang-barang milik korban ditemukan dalam radius lima mil dari lokasi kejadian.

“Hari ini tim menemukan beberapa barang milik KM Putri Sakinah, seperti tabung gas pada pukul 09.45 Wita,” ujar Fathur Rahman, Minggu (28/12/2025).

“Pada pukul 09.57 Wita, kami menemukan salah satu serpihan kapal, dan pukul 12.35 Wita ditemukan body kamar nahkoda. Seluruh penemuan berada dalam radius lima mil laut dari lokasi kejadian,” sambungnya.

Ucapan Duka Mengalir dari Spanyol

Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF), LaLiga, dan klub-klub Liga Spanyol menyampaikan duka mendalam atas tragedi ini.

Skuad Valencia mengheningkan cipta selama satu menit saat sesi latihan pada Sabtu, setelah libur Natal.

“Di masa sulit ini, klub ingin menyampaikan dukungan dan belasungkawa kepada keluarga, sahabat, serta rekan-rekan di Valencia CF, Valencia CF Women, dan Akademi VCF,” tulis pernyataan resmi Valencia.

Sosok Fernando Martin Carreras

Fernando Martin Carreras lahir di Valencia pada 27 Agustus 1981. Pria berusia 44 tahun itu adalah mantan pemain sepak bola profesional yang pernah membela sejumlah klub di Divisi Segunda B. Ia pernah meraih juara Divisi Segunda B bersama Alcoyano pada 2008-2009. Fernando kemudian menjadi pelatih kepala tim B Putri Valencia pada musim 2025-2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *