Jakarta – Rumor Valentino Rossi meminta Francesco Bagnaia untuk menjegal Marc Marquez meraih gelar juara dunia MotoGP 2025 dibantah keras. Isu ini santer terdengar di paddock MotoGP.
Direktur Tim VR46, Pablo Nieto, dengan tegas membantah kabar tersebut. Ia menyebut tudingan itu tidak masuk akal.
Nieto menegaskan bahwa Rossi bukanlah sosok yang akan menanamkan kebencian atau memengaruhi pebalap lain demi kepentingan pribadinya.
“Vale seorang legenda. Tidak mungkin dia mendatangi Pecco dan berkata: ‘Kamu harus mengalahkan Marquez.’ Itu omong kosong,” ujar Nieto, dikutip dari *Motosan*.
Ia menambahkan, “Tidak ada obsesi yang diciptakan seperti yang orang-orang pikirkan.”
Rivalitas panjang antara Rossi dan Marquez memang telah menjadi sejarah dalam dunia balap. Namun, Nieto memastikan persaingan itu tidak pernah berubah menjadi hasutan.
Kehadiran Rossi di VR46 saat ini, menurut Nieto, semata-mata karena kecintaannya pada dunia balap dan merupakan fase transisi dari pembalap menjadi mentor.
“Marc hanyalah rival biasa. Tidak ada obsesi untuk menjatuhkannya. Biarkan dia dengan jalannya, dan kami dengan jalan kami,” tegas Nieto.
Isu ini mencuat seiring dengan peluang Marquez meraih gelar juara dunia. Saat ini, Marquez mengoleksi 512 poin dan unggul 182 angka dari adiknya, Alex Marquez.
Jika mampu mempertahankan selisih minimal 185 poin hingga MotoGP Jepang 2025, Marquez dipastikan mengunci gelar juara dunia.
Hal ini berarti Marquez berpeluang menyamai rekor Rossi dengan tujuh gelar MotoGP dan sembilan gelar juara dunia secara keseluruhan.











