Las Vegas – Alexander Volkanovski, juara kelas bulu UFC, memberikan pandangan mendalam mengenai duel yang akan mempertemukan Conor McGregor dan Max Holloway pada UFC 329, 12 Juli mendatang di T-Mobile Arena, Las Vegas.
Pertarungan ini menjadi ajang kembalinya McGregor setelah lima tahun absen akibat cedera patah kaki yang dialaminya pada 2021 saat melawan Dustin Poirier. Selain itu, duel ini merupakan rematch dari pertemuan pertama mereka pada 2013, yang dimenangkan oleh McGregor.
Volkanovski menilai Holloway harus mengandalkan kecerdasan dan perkembangan teknik bertarungnya yang kini lebih matang untuk membalas kekalahan lama. Ia menyebutkan, “Dalam setiap pertarungan saya melawan Max, dia semakin banyak menggunakan gerakan kaki, tendangan berputar, jab, dan mampu bertarung dengan jarak yang baik serta menciptakan sudut yang efektif.”
Menurut Volkanovski, strategi utama Holloway adalah menghindari agresi tinggi yang biasa dipasang McGregor di awal pertarungan. Petarung asal Irlandia itu dikenal memancing lawan ke pertarungan terbuka sebelum melancarkan serangan balik mematikan. Oleh karena itu, Holloway harus menjaga jarak dan menguras stamina McGregor secara perlahan.
Volkanovski menambahkan, “Dia harus menggunakan pukulan jab, menarik diri dari jangkauan, dan menghindari serangan balik keras Conor. Bisakah dia menguras tenaga Conor dengan cepat? Saya yakin bisa. Namun, mengandalkan serangan bertubi-tubi seperti dulu tidak akan efektif dan justru bisa membuatnya kalah.”
Meski mendukung Holloway, Volkanovski mengingatkan bahwa McGregor tetap berbahaya terutama di ronde awal dengan daya ledak yang masih tinggi. Ia menilai banyak pihak meremehkan kemampuan McGregor hanya karena lama tidak bertanding, padahal potensi bahaya dari petarung asal Irlandia itu masih sangat nyata.










